Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

GIK Dibuka Lagi di Grand Indonesia, Panggung bagi Mereka yang Kreatif

📅 Sabtu, 13 Mei 2023, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
GIK Dibuka Lagi di Grand Indonesia, Panggung bagi Mereka yang Kreatif Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Sri Panggung dan Tompi tampil di auditorium Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2023).

JAKARTA - Setelah lebih dari dua tahun ditutup karena pandemi dan melalui proses renovasi, Galeri Indonesia Kaya (GIK) akhirnya kembali dibuka di Grand Indonesia West Mall, Jakarta.

"Senang sekali kita per besok sudah buka untuk umum dan kembali Galeri Indonesia Kaya akan menjadi panggung budaya ruang publik yang kita berharap tempat ini bisa bermanfaat," kata Program Director Galeri Indonesia Kaya Renitasari Adrian di Jakarta, Jumat (12/5).

Ia mengharapkan kehadiran GIKdengan semangat baru ini bisa menjadi panggung untuk berkreasi bagi semua figur yang cinta akan kebudayaan Indonesia.

"Semogakehadiran #GIKwajahbaru ini dapat mendorong berbagai komunitas kreatif untuk menciptakan ide-ide baru dan mengembangkan lebih banyak lagi orang-orang kreatif di masyarakat Indonesia," kataRenitasari.

Pada acara pembukaan, musisi Tompi juga turut hadir dan tampil dengan menyanyikan beberapa lagu-lagu daerah dengan alunan musik yang lebih modern. Selain itu, dirinya juga ditemani dengan penampil lainnya yakni Sri Panggung dan juga Danang Suryonegoro.

Tompi mengungkapkan bahwa dirinya senang dengan pembukaan kembali tempat tersebut. Dia pun berharap para seniman-seniman Indonesia bisa berkarya sebebas-bebasnya melalui panggung yang telah disediakan.
.
"Jadi dengan adanya ruang ini, saya rasa bisa membantu mendorong mereka untuk menyelenggarakan performance," imbuhnya.

Hadir sebagai panggung budaya, GIK menyediakan ruang pertunjukan seni berupa auditorium dimana para pekerja seni dapat melakukan berbagai kegiatan seperti workshop, tarian, teater, monolog, pertunjukan musik, apresiasi sastra, pemutaran film, dan lain sebagainya.

Auditorium berkapasitas 150 orang ini didukung dengan fasilitas modern sebagai sarana bagi pelaku seni maupun masyarakat umum untuk menampilkan berbagai kesenian Indonesia dan kegiatan lainnya secara gratis, termasuk pengunjung dan penontonnya.

Selain itu, konsep desain GIK kini pun tetap mengangkat ke-khas-an Indonesia dalam interior sentuhan rotan kekinian dengan motif pucuk rebung dan kembang tanjung, motif parang (pada ceiling).

Berbagai aplikasi baru juga dihadirkan dalam bentuk projection mapping dengan teknologi sensor yang interaktif. Secara keseluruhan, terdapat tujuh aplikasi yang terinspirasi dari ragam kekayaan Indonesia. Aplikasi tersebut antara lain Bersatu Padu, Selaras Seirama, Sajian Rasa, Arundaya, Cerita Kita, Arungi, dan Pesona Alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.