Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Maluku Siapkan Tujuh Program Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Maluku Siapkan Tujuh Program Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Doc: ANTARA/John Soplanit
Ket. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Rawindra Ardiansah.

Ambon - Gerak cepat, Bank Indonesia perwakilan Maluku bersama Pemprov setempat menyiapkan tujuh program Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan 2023 sebagai upaya mengendalikan inflasi di provinsi itu.

"Kelompok dominan penyumbang inflasi di Maluku adalah pangan, ini disebabkan hampir 60 persen komoditasnya didatangkan dari luar Maluku sehingga perlu upaya konkret mengatasi lewat Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Rawindra Ardiansah di Ambon, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu pada peluncuran Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023 Provinsi Maluku di Kelompok Tani Telaga Lengah, Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut dia Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan memiliki tujuh program unggulan yaitu gerakan budidaya pangan mandiri, implementasi praktik mutu, hilirisasi pangan, pemanfaatan alsintan dan sarana produksi pertanian dalam pengembangan klaster pangan.

Kemudian perluasan kerja sama antar daerah, optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan pemerintah daerah lewat distribusi biaya angkut kepada para distributor.

Lalu penguatan data informasi terkait rencana neraca pangan secara digital sehingga masyarakat bisa melihat harga terbaru di pasar.

Terkait kemandirian pangan ia menyampaikan secara perlahan ketergantungan komoditas dari provinsi lain harus dikurangi.

"Jika konsisten dilaksanakan maka Maluku bisa mandiri pangan, tidak perlu bergantung terus dari provinsi lain, sebab jika terus bergantung pada kondisi tertentu karena permintaan tinggi harga akan naik," katanya.

Ia menyampaikan tantangan pengendalian inflasi di Maluku kian berat dan pada 2022 tercatat inflasi mencapai 6,28 persen.

"BI bersama TPID Maluku mematok target pada tahun ini minimal tiga persen plus minus satu," kata dia.

Ia berharap pada dua bulan terakhir di 2023 yakni November dan Desember inflasi bisa tetap terjaga dan sesuai target.

Ia merinci pada Agustus 2023 inflasi di Maluku 3,18 persen, September 3,11 persen, Oktober sedikit meningkat 3,6 persen tetapi masih di bawah empat persen.

Apalagi di akhir tahun beberapa komoditas meningkat karena ada Natal dan tahun baru secara historis peningkatan disumbang oleh tiket pesawat dan pangan seperti cabai, bawang , beras , telur ayam ras, dan juga daging.

Mengantisipasi hal itu TPID Maluku sudah melakukan langkah dengan terus melakukan pemantauan harga, menjaga stok pangan, mengoptimalkan pelaksanaan pasar murah yang dilakukan dua kali dalam seminggu, meningkatkan kelancaran distribusi, koordinasi dengan satgas pangan untuk pengawasan hingga antisipasi permainan harga dan penimbunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

54 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.