Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Gerak Cepat, Kemensos Turunkan 7.925 Kg Bantuan Korban Longsor dan Kelaparan di Yakuhimo

Foto : ANTARA/Devi Nindy

Menteri Sosial Tri Rismaharini ditemui di Jakarta, Rabu (26/10 /2023).

A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta - Kementerian Sosial menurunkan bantuan bahan makanan, pakaian, tenda dan kebutuhan lainnya sebanyak 7.925 kilogram untuk korban tanah longsor dan kelaparan di Kabupaten Yakuhimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta, Rabu (25/10), mengatakan bantuan tersebut telah diturunkan sejak Jumat (20/10) dengan sebanyak sembilan kali penerbangan.

Dia mengatakan untuk pengiriman bantuan bencana kelaparan ke Distrik Amumaperlu perjalanan berkali-kali lantaran terkendala pesawat yang mengangkut bantuan tidak selalu ada dan landasan pacu yang pendek.

"Kalau di Amuma, kita hanya bisa membawa maksimal 650 kilogram sehingga kita harus berkali-kali mengirim," kata Mensos Risma.

Pengiriman bantuan ke Distrik Amuma sampai Selasa, 24 Oktober 2023, menggunakan pesawat Dimomimyang terbang dari Wamena ke Amuma.

Sedangkan untuk bantuan korban tanah longsor yang dikirim ke Distrik Anggruk dan Amuma. Mensos Risma mengatakan bantuan tersebut dikirim dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU, kemudian sebagian besar penerbangan untuk pengiriman bantuan menggunakan pesawat misionaris.

Bantuan untuk bencana kelaparan dan tanah longsor itu, di antaranya berupa makanan, pakaian, tenda gulung, beras, bahan makanan, kebutuhan sanitasi, dan kebutuhan lainnya untuk pendirian pengungsian.

Mengutip data Kemensos, sejak Agustus hingga Oktober 2023, bencana kelaparan akibat gagal panen melanda 13 kampung di Distrik Amuma, Kabupaten Yakuhimo. Bencana itu mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, mulaidari balita, anak-anak hingga orangdewasa.

Pada 28 September 2023, bencana tanah longsor melanda Distrik Panggema, Yakuhimo, mengakibatkan lapangan terbang di distrik tersebut tertimbun dan tidak beroperasi.

Bencana longsor juga terjadi di Distrik Anggruk, Yakuhimo, pada 3 Oktober 2023, mengakibatkan lahan perkebunan, pertanian dan peternakan milik warga mengalami kerusakan.

Tiga kejadian bencana itu membuat Bupati Yakuhimo mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 250 Tahun 2023 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Longsor dan Kelaparan dari 12 Oktober hingga 1 November 2023.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top