Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Gerak Cepat, Disdukcapil Kalsel Jemput Bola Rekam KTP Warga Binaan Lapas Narkotika

Foto : ANTARA/HO-Pemprov Kalsel

Salah seorang warga binaan saat melakukan perekaman e-KTP di Lapas Kelas IIA Narkotika Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (9/1/2024).

A   A   A   Pengaturan Font

Banjarbaru - Gerak cepat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerapkanjemputbolauntuk pendaftaran kependudukan dengan merekam KTP elektronik (e-KTP) terhadap 251 warga binaan Lapas Narkotika Karang Intan di Kabupaten Banjar.

"Perekaman KTP elektronik ini juga untuk mendukung suksesnya pelaksanaan pemilihan umum pada 14 Februari 2024," kata Kepala Disdukcapil Kalsel Zulkifli di Banjarbaru, Kalsel, Rabu.

Dia menyebutkan setelah perekaman data, pihaknya langsung segera mencetak KTP fisik para warga binaan Lapas tersebut.

"Pemerintah daerah menargetkan perekaman identitas kependudukan mencapai 99 persen di Kalimantan Selatan untuk periode 2024," ujarnya.

Zulkifli menuturkan untuk perekaman e-KTP di Lapas narkotika itu melibatkan tiga pemerintah kabupaten/kota, yakni Banjarbaru, Banjar, dan Tapin.

Selain itu, kata dia, perekaman tersebut juga salah satu program kerja sama antara pemerintah daerah dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalsel.

Pada kesempatan itu, dia meminta masyarakat aktif mendukung program tertib administrasi dan ikut membantu target pemerintah daerah terkait capaian realisasi perekaman identitas kependudukan.

Oleh karena itu, Zulkifli berharap masyarakat memiliki kesadaran pentingnya memiliki identitas kependudukan seperti e-KTP.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo mengatakan setiap warga negara wajib memiliki identitas KTP termasuk para warga binaan lapas.

"Kami memfasilitasi perekaman e-KTP ini agar para warga binaan lapas juga memiliki kesempatan dan bisa memberikan hak suara pada pemilu 2024," ujarnya.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top