Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Pemindahan Ibu Kota I Bangunan Gedung Hijau Diterapkan di Nusantara

Gedung Kemenko di IKN Akan Jadi "Sharing Office" ASN

Foto : ISTIMEWA

BASUKI HADIMULJONO Menteri PUPR - Para ASN kementerian yang gedungnya belum dibangun maka untuk sementara berkantor terlebih dahulu di gedung-gedung Kemenko.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Sebanyak empat gedung Kementerian Koordinator atau Kemenko di Ibu kota Negara atau IKN Nusantara untuk sementara menjadi sharing office bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Masing-masing Kementerian Koordinator membawahi beberapa kementerian.

"Para ASN kementerian yang gedungnya belum dibangun maka untuk sementara berkantor terlebih dahulu di gedung-gedung Kemenko," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu (29/11).

Seperti dikutip dari Antara, Basuki mengatakan untuk pembangunan IKN Nusantara, Kementerian PUPR sedang membangun infrastruktur-infrastruktur dasar seperti infrastruktur konektivitas, infrastruktur air melalui bendungan Sepaku Semoi, dan empat Kantor Kementerian Koordinator.

"Kantor Presiden, Kantor Sekretariat Negara (Setneg), dan bangunan untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sedang dibangun oleh Kementerian PUPR, di mana untuk pembangunan tahap awal IKN Nusantara telah mencapai sekitar 60 persen," katanya.

Dia menambahkan untuk pembangunan gedung lembaga-lembaga negara lainnya di IKN Nusantara seperti Bank Indonesia sudah dimulai. Pembangunan empat gedung Kemenko tersebut menerapkan prinsip-prinsip bangunan gedung hijau dan bangunan gedung cerdas.

Prinsip-prinsip bangunan gedung hijau seperti efisiensi energi dan air, penggunaan material ramah lingkungan sampai dengan pengelolaan air limbah dan sampah secara efektif dan efisien.

Bangunan Pintar

Prinsip-prinsip bangunan gedung cerdas seperti sistem bangunan pintar yang terkoneksi internet dan standardisasi sistem penguncian cerdas.

Sebagai sarana utama, empat Gedung Kemenko tersebut harus selesai pada tahun depan dalam rangka mendukung pemindahan awal Ibu Kota Negara dari Jakarta ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menginisiasi work from IKN kepada 22 ASN Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk merasakan suasana bekerja di IKN Nusantara.

"Kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan gambaran kepada para ASN yang akan pindah ke IKN terkait suasana dan progres pembangunan dengan merasakan dan melihatnya secara langsung," ujar Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe.

Dhony menambahkan dalam membangun sebuah kota tidak hanya bangunan fisiknya saja yang dibangun, melainkan juga ekosistem dan kebahagiaan penghuninya, terutama ASN sebagai masyarakat yang akan pindah pertama kali ke Nusantara.

"Kita ingin menunjukkan kalau Nusantara merupakan kota yang menyenangkan untuk ditinggali karena sudah ada ekosistem yang dibangun. Sehingga ketika (ASN) pindah nanti, mereka tidak perlu khawatir, terutama terkait layanan dasar," katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan, Organisasi, dan Kerja Sama Otorita IKN, IGA Krisna Murti RS, menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran ASN terkait progres pembangunan Nusantara beserta berbagai fasilitas yang tersedia.

"Walaupun sekarang fasilitasnya masih seadanya, tapi kami mencoba untuk menumbuhkan kesadaran bagi para ASN bahwa ini (IKN) nyata, bukan mimpi lagi. Bagaimanapun juga perpindahan ASN itu akan terjadi, tapi setidaknya saat ini mereka sudah merasakan atmosfer bekerja di Nusantara," ujar Krisna.

Sebanyak 22 ASN dari Kemenkeu dan Bappenas berkesempatan untuk merasakan suasana bekerja di IKN Nusantara melalui kegiatan work from IKN yang dilaksanakan pada 22-24 November 2023 di kawasan Nusantara.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top