Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Fasilitas Wakil Rakyat

Gedung Baru Senilai Rp90,4 Miliar Ditempati Dewan

Foto : istimewa

Bima Arya Sugiarto

A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, resmi menempati gedung baru senilai 90,4 miliar rupiah, yang selesai dibangun dalam waktu tiga tahun.
Gedung baru anggota dewan yang terletak di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, itu diresmikan penggunaannya oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Senin (1/4)

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, sedikitnya ada lima paket pekerjaan yang dianggarkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor untuk mendirikan bangunan lima lantai ini.

Pekerjannya berawal dari Detail Engineering Design (DED) Gedung di tahun anggaran 2012 senilai 275,6 juta rupiah, kemudian pada tahun anggaran 2016 berupa perencanaan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan gedung senilai 379,2 juta rupiah, dan pembangunan gedungnya sendiri senilai 72,7 miliar rupiah.

Kemudian yang terakhir, pada tahun anggaran 2018 berupa lanjutan pembangunan gedung senilai 5,1 miliar rupiah, dan pengadaan meubelair gedung senilai 12 miliar rupiah.

Meski sudah rampung, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengaku masih akan kembali menganggarkan beberapa pekerjaan untuk menyempurnakan gedung baru DPRD Kota Bogor tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan jenis pekerjaannya secara rinci.

Bahkan, di tahun anggaran 2019 pun, menurutnya, Pemkot Bogor sudah menganggarkan dana dari APBD untuk gedung baru DPRD Kota Bogor itu.

"Beberapa titik masih memerlukan penyempurnaan dan perbaikan. Nanti akan dianggarkan, sekarang juga sudah ada yang dianggarkan," katanya kepada awak media saat meresmikan gedung baru DPRD Kota Bogor itu pula.

Terkait dengan kondisi bangunan gedung berwarna putih-abu yang masih nampak polos itu, Bima Arya juga mengaku berniat untuk membuat konsepnya memiliki identitas ke-Bogoran.

Hal itu pulalah yang melatarbelakangi Pemkot Bogor mengucurkan dana setiap tahunnya untuk gedung baru DPRD Kota Bogor. "Dari tahun ke tahun tempat ini akan diperbaiki, supaya identitas Bogornya lebih kuat," kata Bima.

Sedangkan nasib gedung DPRD Kota Bogor yang lama, sampai sekarang belum ditentukan. Kemungkinan bangunan yang ada di tepian jalan Kapten Muslihat Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor itu akan dijadikan perpustakaan, ataupun menjadi perluasan kantor Wali Kota Bogor yang jaraknya sangat dekat bahkan saling membelakangi. Ant/P-5


Redaktur : M Husen Hamidy
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top