Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Covid-19 Tak Kunjung Usai, Tamara Bleszynski Siap Bantu UMKM dan Bagikan Sembako ke Masyarakat

📅 Senin, 19 Jul 2021, 08:46 WIB | Oleh:
Gara-gara Covid-19 Tak Kunjung Usai, Tamara Bleszynski Siap Bantu UMKM dan Bagikan Sembako ke Masyarakat Doc: Istimewa

Kasus Covid-19 terus melonjak tinggi di Indonesia dan pemerintah telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pasalnya, dengan adanya pemberlakuan PPKM ini aktivitas masyarakat banyak yang terganggu sehingga susah untuk mencari penghasilan.

Mengetahui hal itu, berbagai pihak banyak turun tangan untuk membantu menangani dampak dari pandemi ini.

Salah satunya artis Tamara Bleszynski yang membagikan kebutuhan pangan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Hal tersebut terlihat dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (18/7/2021). Bagi dirinya hidup hanya satu kali dan dirinya ingin melakukan yang terbaik.

View this post on Instagram

A post shared by Tamara Bleszynski (@tamarableszynskiofficial)

Bahkan Mantan istri Mike Lewis itu akan membagikan paket sembako selama 3 hari dan mengaku siap jika harus dipenjara.

Meski begitu, dirinya tidak masalah dengan resiko yang akan ditanggungnya mengingat saat ini sedang PPKM Darurat dan aksinya bisa menimbulkan kerumunan.

Tamara menegaskan akan tetap melakukan aksi tersebut dan menjaga protokol kesehatan.

"Aku rela dipenjara karena menyebar pangan.... Hidup, cuma sekali.. Berbagi Gratis 10 Bingkisan pangan sederhana berisi: Beras, minyak dan telur; Senin 19 juli sampai dgn Rabu 21 Silahkan dtg ke @tehmanisbali," kata Tamara.

Saat ini, Tamara hanya akan membagikan 10 paket sembako setiap harinya bukan tanpa alasan.

"Mengapa hanya 10 per hari?? Karena pada saat ini hanya ini yg kumampu, dan itu juga sdh di bantu teman2 dan anakku….Terima kasih yah sahabat2ku sayang." kata Tamara

Perempuan 46 tahun ini juga berupaya menghindari kerumunan dan berharap masyarakat nantinya tetap menaati protokol kesehatan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

25 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

25 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.