Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Ganjar Pidato Soal Kedaulatan Pangan RI

Foto : ANTARA/HO-PDIP

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2023).

A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta - Bakal calon presiden Ganjar Pranowo akan menyampaikan pidato terkait kedaulatan pangan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat.

"Kami berbicara kedaulatan pangan, maka semua diminta untuk serius mengurus persoalan pangan ini dari hulunya sampai ke hilir," ujar Ganjar saat ditanya awak media mengenai apa poin penting dalam pidatonya di Rakernas IV PDIP.

Untuk itu, ia meminta persoalan pangan harus diurus secara serius baik dari hulu maupun hilirnya. Hal ini juga termasuk pupuk yang akan digunakan, bibit yang bagus hingga lingkungan hidup yang mulai rusak.

"Cukup kompleks ya, makanya PDIP hari ini rakernasnya bicara pangan dan itu sangat strategis," katanya.

Tidak hanya itu, sambung mantan Gubernur Jawa Tengah itu, fenomena El Nino juga memberikan banyak dampak ke masyarakat. Pasalnya, fenomena ini membuat penurunan jumlah curah hujan jauh di bawah normal untuk beberapa daerah di Indonesia.

"Sekarang terjadi El Nino, ini menjadi isu yang paling dibutuhkan oleh rakyat. Kan harga-harga beras juga sedang tinggi, jadi butuh pengendalian dari kita," jelas Ganjar.

Adapun salah satu komoditas beras saat ini mengalami kenaikan harga, sehingga dibutuhkan pengendalian untuk meredam harga beras yang kian mahal.

Berdasarkan data dari Panel Harga Badan Pangan pada hari ini pukul 11.26 WIB, harga beras medium naik Rp170 menjadi Rp13.220 per kilogram dari pekan lalu sekitar Rp13.050.

Adapun Rakernas IV ini digelar selama tiga hari mulai 29 September sampai 1 Oktober 2023.

Tema Rakernas IV PDIP adalah "Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia" dengan sub tema "Pangan Sebagai Lambang Supremasi Kepemimpinan Indonesia Bagi Dunia".


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top