Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Food Station Ingin Penggilingan Kecil Tetap Hidup

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Food Station Ingin Penggilingan Kecil Tetap Hidup Doc: ISTIMEWA
Ket. PT Food Station Tjipinang Jaya menghadiri pertemuan antara Pengusaha Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi) dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di ruang kerja Kementan Gedung A Kementerian Pertanian, Selasa (7/11).

JAKARTA - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo, berharap ada pembatasan alat dan kapasitas produksi untuk satu entitas usaha. Dengan begitu, pengusaha penggilingan besar tidak mematikan para penggilingan kecil.

"Selain itu, Kementan diharapkan dapat merangkul penggilingan kecil agar tetap bisa hidup dan tumbuh bersama," ujar Pamrihadi saat menghadiri pertemuan pengusaha dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman.

Dia mengatakan, dari puluhan ribu penggilingan diperkirakan memiliki kapasitas produksi beras Inlet (dari bahan baku) Gabah Kering Panen (GKP) 94 juta ton per tahun. "Namun, volume produksi GKP dari petani per tahun diperkirakan hanya sebesar 54 juta ton. Maka, terjadi saling rebutan bahan baku di antara penggilingan padi tersebut," ungkapnya, dikutip jakartagoid.

Pamrihati menambahkan, bagi pengusaha penggilingan yang memiliki modal dan kapasitas mesin besar, tentu saja akan banyak menyerap bahan baku dari para petani dengan jumlah sangat besar. Ini akan membuat penggilingan kecil tidak kebagian bahan baku dan akhirnya bangkrut.

Prinsipnya, dia sangat mendukung kebijakan Kementan untuk meningkatkan volume produksi gabah kering. Ini ditempuh dengan kemudahan dalam pemberian pupuk bersubsidi untuk petani dan pemberian KUR pengusaha penggiling padi nasional. Ada juga konversi lahan untuk menjadi lahan pertanian.

Pertemuan Andi Amran dengan Pengusaha Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi) membahas program pertumbuhan produksi padi dan jagung dengan memanfaatkan lahan rawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

34 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.