Fokus Tertuju ke The Fed
📅 Rabu, 12 Jun 2024, 08:52 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren negatif tengah pekan ini. Sentimen eksternal diperkirakan dominan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat pergerakan IHSG akan dipengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah, rilis data inflasi Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), serta pertemuan dewan kebijakan bank sentral AS atau the Fed (FOMC). Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (12/6), rawan koreksi dengan support 6.830 dan resistance 6.932.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/6) sore, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 65,85 poin atau 0,95 persen ke posisi 6.855,68, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 17 06 poin atau 1,93 persen ke posisi 857,77.
"Bursa Asia didominasi pelemahan akibat ketidakpastian perekonomian dan politik global, yang dilatarbelakangi oleh aksi wait and see para pelaku pasar menantikan rilisnya data inflasi AS pada hari ini yang kami prediksi tetap pada level 3,4 persen secara tahunan," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Sejalan dengan hal tersebut, pada Rabu (12/6), suku bunga AS juga akan dirilis dan diproyeksikan akan tetap pada level 5,25 sampai 5,50 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari Eropa, Prancis sedang menghadapi gonjang-ganjing politik, yang mana partai sayap kiri yang didukung oleh Presiden Emanuel Macron kalah dalam pemilu Uni Eropa melawan sayap kanan, sehingga menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap kepemimpinan sayap kiri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!