Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Transisi, Energi Fosil Perlu Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

📅 Jumat, 15 Des 2023, 23:23 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Transisi, Energi Fosil Perlu Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan Doc: Istimewa
Ket. Forum Dialog Transisi Energi

JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan pada energi fosil untuk menjembatani pelaku industri menuju transisi energi.

Hal itu ditegaskan Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Lana Saria, dalam diskusi bertajuk "Peran Strategis Energi Fosil dalam Transisi Energi" yang digelar Energy and Mining Editor Society (E2S), di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat, (15/12).

Selain Lana, sarasehan menampilkan pembicara Wakil Ketua Umum Indonesia Mining Association Ezra Leonard Sibarani, Senior Vice President Pengembangan Batu Bara PT PLN Energi Primer Indonesia Eko Yuniarto, Praktisi Teknologi Boedi Widatnodjo, dan Kepala Pusat Kebijakan Keenergian ITB Retno Gumilang Dewi.

Lana mengungkapkan, guna mengantisipasi ancaman global terhadap energi fosil batu bara, maka pemanfaatannya ke depan harus diimbangi dengan teknologi yang ramah lingkungan untuk mengurangi emisi CO2 sehingga dapat mendorong energi fosil sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Dia menyebut potensi sumber daya dan cadangan energi fosil batu bara besar yang dimiliki Indonesia perlu dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan nilai tambahnya. Berdasarkan data Badan Geologi, sumber daya batu bara Indonesia masih 99,19 miliar ton dan cadangan sebesar 35,02 miliar ton. Dengan asumsi produksi per tahun mencapai 600 juta ton, umur cadangan batu bara nasional bisa mencapai 60 tahun.

Dengan cadangan yang besar itu potensi produk hilirisasi batu bara dapat mensubstitusi bahan bakar minyak maupun gas, serta bahan baku industri kimia. Diproyeksi kebutuhan batu bara untuk hilirisasi semakin meningkat.

Peranan energi fosil terangnya makin penting karena pemanfaatan energi terbarukan di masa transisi energi saat ini baru sekitar 2 persen dari potensi yang ada. "Batu bara saat ini masih dominan 42,4 persen, diikuti BBM 31,4 persen dan gas serta NRE. Jadi masih menjadi sumber energi utama, karena potensi batu bara masih sangat besar dibanding sumber energi lainnya," ungkap Lana.

Senior Vice President Pengembangan Batu Bara PT PLN Energi Primer Indonesia Eko Yuniarto menuturkan batubara dari source of energy primernya 67 persen berkontribusi terhadap kelistrikan di Indonesia. Selain itu, ada gas sebesar 30 persen dan sisanya adalah panas bumi, PLTA dan biomass.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Sampai 10 tahun ke depan masih di atas 60 persen. Secara umum sampai kuartal III masih didominasi 237 MW kurang lebih porsi batubara masih 67 persen, lainnya 17 persen, panas bumi 12 persen. Dari sisi historical 2018-2022 masih 62 persen, jadi batubara terus tumbuh," ungkap Eko.

Kerja Keras

Kepala Pusat Kebijakan Keenergian ITB Retno Gumilang Dewi mengatakan untuk mencapai nol emisi harus kerja keras. PR dari keyakinan tersebut tidak murah. "Harus investasi untuk menuju low carbon. Jangan sampai dekarbonisasi menjadi beban dan malah menurunkan laju perekonomian," kata Retno.

Praktisi Teknologi, Boedi Widatnodjo mengatakan, Indonesia mempunyai banyak pembangkit, mulai dari kapasitas yang kecil 10 MW, bahkan ada yang 3-5 MW dengan teknologi lama dan belum menggunakan penangkapan sulfur.

"Pembangkit-pembangkit berkapasitas 400 MW belum memakai teknologi penangkapan sulfur. Biasanya pembangkit-pembangkit berkapasitas 600-1000 MW sudah memakai teknologi baru," katanya.

Dia menambahkan emisi dari pembangkit lama dengan kapasitas 400 MW ke bawah yang perlu diatasi emisi-nya. Dan itu sebenarnya bisa diatasi dengan penerapan teknologi yang tepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.