Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Percepatan Ibadah Haji dan Umrah secara Profesional dan Tidak Diskriminatif

📅 Sabtu, 08 Jan 2022, 07:25 WIB | Oleh:
Dorong Percepatan Ibadah Haji dan Umrah secara Profesional dan Tidak Diskriminatif Doc: ISTIMEWA
Ket. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Prof. Hilman Latief, S.Ag, MA, PhD.

Pandemi Covid-19 menghambat berbagai kegiatan masyarakat. Salah satunya adalah pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang sudah dua tahun tidak bisa dilakukan.

Pertengahan 2021, sebenarnya pemerintah Arab Saudi sudah mulai membuka pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Hanya saja masih terbatas untuk beberapa negara.

Pemerintah Arab Saudi sendiri baru mencabut suspend bagi penerbangan dari Indonesia pada tanggal 1 Desember 2021. Hal ini sempat menjadi kabar baik khususnya bagi umat Islam yang hendak melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Meski begitu, adanya Covid-19 varian Omicron menjadi tantangan sendiri. Penularannya yang cepat dikhawatirkan bakal menunda penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang mulai dibuka lagi pada 8 Januari ini.

Untuk itu, wartawan Koran Jakarta, Muhammad Ma'rup, mewawancarai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Prof. Hilman Latief, S.Ag, MA, PhD, dalam beberapa kesempatan. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana proses pengawalan agar ibadah haji dan umrah bisa dilaksanakan?

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mendorong percepatan persiapan ibadah haji dan umrah 1443 H secara profesional, terbuka, inklusif, dan tidak diskriminatif. Menag juga minta persiapan dilakukan dengan sigap dan cermat, baik terkait jemaah, PPIU dan PIHK, protokol kesehatan, serta persiapan lainnya.

Keterbukaan dan profesionalitas penting. Ibadah haji dan umrah menjadi ajang silaturahim antar-umat Islam dari berbagai latar belakang, baik ormas, golongan, daerah, dan lain sebagainya. Selain itu, pengelolaan dan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah harus lebih inklusif. Ibadah ini milik semua umat Islam Indonesia dari berbagai kalangan, tanpa ada diskriminasi dan perbedaan, baik prioritas jemaah, penyelenggara, maupun para pembimbing haji dan umrah.

Jemaah memiliki latar belakang tradisi keagamaan yang bermacam-macam. Semua harus dilayani dengan baik. Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah betul-betul disiapkan dan dilaksanakan. Persiapan penyelenggaraan haji dan umrah secara profesional, termasuk dengan memperhatikan perbedaan karakter, baik pembimbing, petugas, serta jemaah.

Adanya varian Omicron sempat membuat pelaksanaan umrah kembali tertunda. Apa saja pertimbangan penundaan itu?

Keputusan ini diambil usai adanya imbauan dari Presiden RI dan arahan Menteri Agama agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, serta setelah pihaknya menggelar rapat dengan Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Kami tentu mengutamakan aspek perlindungan jemaah di tengah pandemi Covid-19, terlebih setelah adanya varian baru Omicron. Untuk itu, keberangkatan jemaah umrah kembali ditunda hingga awal tahun 2022. Kita berharap kondisi segera membaik.

Secara umum, asosiasi PPIU mendukung imbauan pemerintah untuk menunda keberangkatan ke luar negeri. Ada kekecewaan dan kesedihan karena rencana umrah sudah lama tertunda. Namun, semua pihak memahami kondisi pandemi yang belum usai, bahkan muncul varian baru.

Sebagai regulator dan pengawas penyelenggaraan ibadah umrah, Kemenag terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk terus mengupayakan terselenggaranya ibadah umrah yang sehat dan aman. Penyelenggaraan umrah di masa pandemi sekaligus menjadi barometer penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M.

Penundaan ini tentu keputusan yang pahit, tapi ini dilakukan demi kebaikan bersama. Kami harap semua bisa memahami dan semoga ada hikmah dari keputusan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.