Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donald Trump Siapkan Pengacara Andal Ini untuk Mengisi Jabatan Penting di Departemen Perdagangan

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Donald Trump Siapkan Pengacara Andal Ini untuk Mengisi Jabatan Penting di Departemen Perdagangan Doc: istimewa
Ket. Gedung Departemen Perdagangan terlihat sebelum laporan yang diharapkan mengenai jumlah penjualan rumah baru di Washington, AS, beberapa waktu lalu. Jika terpilih, Jeffrey Kessler akan mengawasi kontrol ekspor teknologi AS.

WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, sedang mempertimbangkan pengacara perdagangan Washington Jeffrey Kessler untuk memimpin Biro Industri dan Keamanan atau Bureau of Industry and Security (BIS) Departemen Perdagangan, jabatan penting dalam perang teknologi AS-Tiongkok. 

Dikutip dari The Straits Times, Kessler, mitra di firma hukum WilmerHale, menjabat sebagai asisten sekretaris untuk penegakan hukum dan kepatuhan selama masa jabatan pertama Trump, yang menjadikannya pejabat penegakan perdagangan tertinggi di Departemen Perdagangan.

Jika terpilih untuk mengepalai BIS, ia akan mengawasi kontrol ekspor pada teknologi AS yang diekspor ke negara-negara seperti Tiongkok yang menimbulkan risiko bagi keamanan nasional. Selama dekade terakhir, kontrol ekspor menjadi senjata ampuh bagi AS dalam pertempuran teknologi antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Alan Estevez pernah menjabat sebagai wakil menteri BIS dalam pemerintahan Biden. Sebagai mantan pejabat Pentagon, ia telah mengawasi pembatasan ketat terhadap semikonduktor dan peralatan untuk membuatnya, serta pembatasan terhadap perusahaan peralatan telekomunikasi Tiongkok, Huawei Technologies.

Cip Kecerdasan Buatan

Pada tanggal 13 Januari, departemen tersebut mengeluarkan kerangka kerja untuk mengendalikan aliran cip kecerdasan buatan AS di seluruh dunia, dan akhir minggu ini akan menerbitkan aturan yang melarang perangkat lunak dan perangkat keras Tiongkok dalam kendaraan yang terhubung dan otonom di jalan-jalan Amerika.

Di WilmerHale, praktik Kessler menekankan pada Tiongkok, demikian biodata firma hukumnya, seraya mencatat ia telah membantu perusahaan-perusahaan AS dan asosiasi dagang terutama dalam industri-industri inovatif yang bergantung pada Hak Kekayaan Intelektual menavigasi hambatan-hambatan perdagangan dan investasi Tiongkok.

Ia juga telah memberi nasihat kepada klien mengenai sanksi kontrol ekspor, tantangan berbisnis di AS dan Tiongkok, serta kepatuhan terhadap undang-undang kerja paksa yang berkaitan dengan suku Uighur.

Sebagai asisten menteri selama pemerintahan Trump pertama, Kessler mengawasi perombakan regulasi penegakan perdagangan, menurut biografi tersebut. Ia juga bertanggung jawab untuk menegakkan hukum pemulihan perdagangan AS, yaitu investigasi hukum antidumping dan bea masuk imbalan.

"Selain itu, ia memantau kepatuhan asing terhadap perjanjian perdagangan, dan mendukung negosiasi untuk gencatan senjata tarif Juni 2021 antara Perwakilan Dagang AS, Uni Eropa, dan Inggris," kata biografi itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.