Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

CIA: Perang Ukraina Memaksa Tiongkok Memikirkan 'Bagaimana dan Kapan' Menyerang Taiwan

Foto : Istimewa

Direktur Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (CIA), William Joseph Burns mengatakan perang Ukraina memaksa Tiongkok untuk memikirkan kembali invasi Taiwan.

A   A   A   Pengaturan Font

PITKIN COUNTY - Direktur Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (CIA), William Joseph Burns, pada Rabu (20/7) mengatakan, serangan Russia ke Ukraina mempengaruhi perhitungan Tiongkok tentang bagaimana dan kapan memutuskan untuk menyerang Taiwan.

Tampil di Forum Keamanan Aspen, Burns mengecilkan spekulasi bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dapat menyerang ke Taiwan setelah pertemuan penting Partai Komunis Tiongkok akhir tahun ini.

"Risiko itu menjadi lebih tinggi, menurut kami, semakin jauh ke dalam dekade ini yang Anda dapatkan. Saya tidak akan meremehkan tekad Presiden Xi untuk menegaskan kendali Tiongkok atas Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri," kata Burns.

Seperti dikutip dari theguardian, Burns mengatakan Tiongkok tengah "gelisah" ketika melihat perang lima bulan Russia di Ukraina, yang ia sebut sebagai "kegagalan strategis" bagi Presiden Vladimir Putin, yang menargetkan ia dapat menggulingkan pemerintah Kyiv dalam waktu seminggu.

"Perasaan kami adalah bahwa hal itu mungkin kurang mempengaruhi pertanyaan apakah kepemimpinan Tiongkok mungkin akan memilih beberapa tahun ke depan untuk menggunakan kekuatan untuk mengendalikan Taiwan, tetapi bagaimana dan kapan mereka akan melakukannya," kata Burns.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top