Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Cabai Rawit Kian Mahal, di Provinsi Bangka Belitung Harganya Tembus Rp120.000 per Kg

Foto : ANTARA

Ilustrasi-Harga cabai rawit lokal di Kota Pangkalpinang melambung tinggi.

A   A   A   Pengaturan Font

Pangkalpinang, 27/11 (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan harga cabai rawit merah lokal di Pasar Pembangunan Pangkalpinang tembus Rp120 per kilogram (kg), karena hasil petani cabai di daerah sentra produksi kurang.

"Meski harga cabai ini tinggi, namun dipastikan stok masih mencukupi untuk memenuhi konsumsi masyarakat," kata Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Tarmin AB di Pangkalpinang, Senin (27/11).

Dia mengatakan hasil pemantauan harga komoditas di Pasar Pembangunan Pangkalpinang pada Senin (28/11) pagi, harga cabai merah rawit lokal masih bertahap Rp120.000 per kg, atau lebih tinggi dibandingkan cabai rawit merah dari luar daerah Rp110.000 per kg karena hasil cabai rawit petani kurang, sehingga mengakibatkan pasokan kurang.

Sementara itu, harga cabai merah besar bertahan tinggi Rp100.000 per kg, harga cabai rawit hijau Rp70.000 per kg dan stok cabai merah besar kosong.

"Mudah-mudahan hasil panen petani cabai ini kembali berlimpah, sehingga harga komoditas tersebut kembali normal," katanya.

Dia menyatakan harga bawang putih masih bertahan normal Rp34.000 per kg dan bawang merah bertahan Rp28.000 per kg.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas 1 atau bagian paha belakang bertahan Rp140.000 per kg, daging sapi sandung lamur Rp60.000 per kg, tetelan Rp50.000 per kg.

Harga daging ayam broiler bertahan Rp30.000 per kg, daging ayam kampung masih bertahan Rp60.000 per kg.

"Harga telur ayam broiler bertahan Rp29.750 per kg dan ayam kampung Rp55.000 per kg," katanya.


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top