Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Antisipasi Praktik Curang SPBU di Jalur Mudik yang Ada di Karawang

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Antisipasi Praktik Curang SPBU di Jalur Mudik yang Ada di Karawang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengecek dispenser SPBU untuk antisipasi kecurangan.

Karawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Kejaksaan Negeri dan Polres Kabupaten Karawang melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur mudik untuk mengantisipasi praktik kecurangan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa SPBU di wilayah Karawang tidak semuanya berbuat curang," kata bupati, di Karawang, Jawa Barat, Rabu.

Kegiatan pengecekan SPBU di jalur mudik jalan arteri Karawang ini digelar menyusul ditemukannya praktik curang SPBU di Rest Area KM 42 Tol Jakarta-Cikampek, oleh Kementerian Perdagangan, beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan bahwa temuan itu cukup meresahkan masyarakat. Sehingga perlu dilakukan peninjauan ke lokasi untuk memastikan tidak terjadi praktik yang sama di SPBU jalan arteri Karawang.

Dalam kegiatan itu, bupati beserta rombongan mendatangi satu per satu SPBU di wilayah Karawang, khususnya di jalur arteri yang digunakan sebagai jalur mudik Lebaran.

Di antaranya dengan mendatangi dua SPBU di jalan raya Surotokunto. Dari hasil pengujian menunjukkan batas yang masih ditoleransi. Justru, ada mesin dispenser untuk bahan bakar nonsubsidi Pertamax yang kelebihan 30 mililiter dalam 20 liter pengujian.

"Alhamdulillah dari dua SPBU di Rawagabus ini bagus. Meski ada yang masih menggunakan mesin tua, tali masih layak dan tidak ada kecurangan," kata bupati.

Pengecekan selanjutnya ke sejumlah SPBU di jalur Pantura wilayah Purwasari dan Dawuan. Di dia SPBU itu juga yak ditemukan kecurangan.

"Jadi kami hadir untuk meyakinkan konsumen, betul-betul terjamin. Pembelian sesuai dengan pengisian," kata Aep.

Ia meminta bidang metrologi untuk betul-betul mengecek dan menguji setiap SPBU untuk mencegah adanya kecurangan pada alat ukur pengisian BBM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.