Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi: Kemenkes-BKKBN Perkuat Kemitraan Ketahanan Keluarga

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi: Kemenkes-BKKBN Perkuat Kemitraan Ketahanan Keluarga Doc: Pemkot Semarang
Ket. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkuat kemitraan strategis di bidang kualitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan ketahanan keluarga.

"Kemenkes fokus untuk memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi setiap keluarga sebagai institusi terkecil sumber kekuatan pembangunan bangsa," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (19/6).

Hal tersebut disampaikan Menkes dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024 yang jatuh pada 29 Juni 2024 mendatang. Ia menjelaskan, kemitraan tersebut akan fokus pada bidang kesehatan reproduksi.

"Termasuk kesehatan reproduksi, dengan program peningkatan ketahanan keluarga," ujar dia.

Menurut Menkes, demi menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas, kemitraan tersebut dimulai dengan pemeriksaan atau skrining anemia pada remaja putri, edukasi dan pemeriksaan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, dan pengasuhan balita. "Skrining anemia, konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, pemenuhan makanan bergizi, dan edukasi bagi calon pengantin penting untuk mencegah ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia, sehingga dapat mencegahstunting," kata dia.

Budi juga menegaskan, pengasuhan balita yang baik dan pemenuhan makanan bergizi penting agar anak berhasil tumbuh dan berkembang secara optimal. "Melalui kerja sama yang erat dan didukung partisipasi masyarakat, maka setiap keluarga Indonesia mampu menyadari pentingnya menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebasstunting," tutur dia.

Budi juga menekankan pentingnya kampanye edukasi dan pelayanan kesehatan reproduksi. "Ini juga perlu diperkuat, yang dilakukan sejak usia remaja, calon pengantin, pasangan usia subur (PUS), ibu hamil, bersalin, dan nifas," kata Menkes.

Budi juga menyebutkan pentingnya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan penyuluh keluarga berencana (PKB), termasuk kader dan tim pendamping keluarga, melalui pelatihan berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemantauan dan evaluasi program.

Menkes juga mengutarakan bahwa keluarga merupakan pondasi utama bangsa, sehingga melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor, maka Indonesia dapat meningkatkan kualitas hidup setiap anggota keluarga, mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan bebasstunting. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.