Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Berkenalan dengan Grace, Robot Cantik yang Membantu Staf Kesehatan

29 Rabu, 09 Jun 2021, 17:13 WIB | Oleh:
Berkenalan dengan Grace, Robot Cantik yang Membantu Staf Kesehatan Berkenalan dengan Grace, Robot Cantik yang Membantu Staf Kesehatan Doc: Reuters

Melansir ChannelNewsAsia, Hong Kong kembali menciptakan Grace, robot humanoid dengan prototipe baru yang dirancang untuk berinteraksi dengan orang tua dan pasien yang sedang menjalani isolasi akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, Hong Kong sudah lebih dulu meluncurkan robot humanoid serupa yang diberi nama Sophia.

Mengenakan seragam perawat berwarna biru, Grace memiliki rupa ciri khas Asia. Ia memiliki rambut berwarna cokelat, dan memiliki kamera termal di dadanya yang berfungsi untuk mengukur suhu.

Dengan kecerdasan buatan, Grace dapat mendiagnosis pasien serta mampu berbicara dalam tiga bahasa, yakni bahasa Inggris, Mandarin dan Kanton.

Menurut David Hanson, kemiripan Grace dengan perawat profesional dan dilengkapi dengan kapasitas interaksi sosial ini bertujuan untuk meringankan beban staf rumah sakit garis terdepan yang kewalahan selama pandemi.

"Saya dapat mengunjungi orang-orang dan membantu mencerahkan hari mereka dengan stimulasi sosial, terapi bicara, membaca bio dan membantu menyediakan layanan kesehatan," ucap Grace kepada Reuters. Ia berdiri di samping saudara perempuannya, Sophia.

Grace dapat mensimulasikan aksi lebih dari 48 otot wajah utama. Ia juga memiliki sikap yang tenang dan dirancang agar terlihat seperti karakter di anime. "Penampilan seperti manusia dan memfasilitasinya dengan kepercayaan dan keterlibatan alami, karena kami membuatnya terhubung untuk berinteraksi secara tatap muka," ucap Hanson.

Awakening Health berencana untuk memproduksi secara massal robot Grace versi beta pada bulan Agustus. David Lake, selaku Kepala Eksekutif perusahaan patung antara Hanson Robotics dan Singularity Studio memiliki rencana untuk menyebarkannya ke Hong Kong, Cina, Jepang dan Korea pada tahun depan.

Menurut Hanson, biaya pembuatan robot ini seharga dengan sebuah mobil mewah. Namun, biaya tersebut akan berkurang ketika perusahaan memproduksi puluhan atau ratusan ribu unit.

Kim Min-Sun, seorang profesor komunikologi dari University of Hawaii mengatakan peluncuran robot Grace bermula ketika dampak global dari adanya virus corona membuat kebutuhan akan robot humanoid mendesak.

Mereka yang terjebak di rumah selama masa penguncian ternyata berpengaruh terhadap kondisi mental yang menyebabkan adanya pikiran negatif. Menurut Kim Min-Sun, dengan adanya penyebaran robot sosial ini akan memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Dorong Pem...

PT KAI Luncurkan Kampanye "Ayo Naik Kereta"

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Kampanye "...
Luar Negeri
Swiss Buka Pintu Tuan Rumah...
Megapolitan
Kolaborasi Dinamis dan Prod...
Nasional
Mentan Minta Usut Tuntas Du...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.