Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Mandiri Catat Total Aset Rp2.427 Triliun pada 2024

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Mandiri Catat Total Aset Rp2.427 Triliun pada 2024 Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam acara Mandiri Investment Forum 2025, di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (kode saham: BMRI) mencatat total aset mencapai Rp2.427 triliun pada akhir 2024, tumbuh 11,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Sementara rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) kami tetap kuat di level 20,1 persen, dan juga return on equity (ROE) kami mencapai 21,4 persen. Meskipun menghadapi tantangan global dan domestik sepanjang tahun 2024, kami berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang solid," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi saat pembukaan acara Mandiri Investment Forum 2025, di Jakarta, Selasa (11/2).

Dia mengatakan, kinerja positif ini didukung oleh strategi bisnis yang tepat serta pertumbuhan kredit yang solid di berbagai segmen.

Adapun selain pertumbuhan aset, Bank Mandiri juga membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp55,8 triliun, naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut turut ditopang oleh realisasi kredit yang mencapai Rp1.670,55 triliun hingga akhir 2024, tumbuh 19,5 persen (yoy).

Kredit wholesale atau korporasi tetap menjadi motor utama pertumbuhan dengan peningkatan 25,5 persen (yoy) menjadi Rp913,3 triliun.

Sementara itu, kredit segmen retail dan anak perusahaan melonjak signifikan hingga 113 persen (yoy) menjadi Rp757,2 triliun.

Dalam paparan publik Konferensi Pers Virtual Paparan Kinerja Kuartal IV 2024 Bank Mandiri 5 Februari lalu, Darmawan menyampaikan Bank Mandiri juga terus memperkuat dukungannya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang tumbuh 6 persen (yoy) menjadi Rp135 triliun per akhir 2024.

Perseroan juga berhasil menjaga kualitas aset dengan perbaikan rasio loan at risk (LAR) menjadi 6,81 persen, turun 51 basis poin (bps) secara (yoy).

Sementara itu, rasio kredit macet atau non-performing loan (NPL) tetap terkendali di level 0,97 persen, turun 5 bps dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun rasio pencadangan (coverage ratio) Bank Mandiri berada di level 304 persen pada akhir 2024, menunjukkan kesiapan perseroan dalam menghadapi potensi risiko kredit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.