Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asuransi Pertanian Perlu Diperluas

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 09:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Asuransi Pertanian Perlu Diperluas Doc: istimewa

JAKARTA - Pegiat pertanian berharap cakupan lahan yang dijangkau asuransi pertanian semakin meluas, sebab saat ini jangkauannya masih terbatas. Karena itu, program proteksi tersebut tidak banyak membantu ketika terjadi puso atau gagal panen akibat banjir, termasuk di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengakui banyak teman jaringan SPI di berbagai wilayah yang menyampaikan laporan gagal panen akibat bencana. Saat ini, kata Qomar, produsen pangan sangat membutuhkan bantuan pemerintah termasuk jaminan asuransi pertanian yang selalu disampaikan.

Sayangnya, asuransi pertanian sekarang ini belum bisa menjangkau semua lahan pertanian. "Kalau dikaitkan dengan subsidi untuk premi asuransi terbatas. Syukur preminya dibayarkan sekalian," ucapnya di Jakarta, Kamis (21/3).

Padahal, kata Qomar, di tengah kondisi banjir ini, petani sangat membutuhkan dukungan pemerintah. Dukungan itu dimaksudkan agar produsen pangan bisa berproduksi lagi setelah keadaan membaik.

Lebih lanjut, Qomar memastikan dengan banyaknya gagal panen ini produksi kemungkinan turun. "Artinya, penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga," ungkap Qomar.

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan ribuan hektare lahan pertanian di sejumlah kabupaten terancam mengalami gagal panen akibat banjir yang menerjang areal persawahan.

Kepala Distanbun Jateng, Supriyanto, di Semarang, Selasa (19/3), menyampaikan lahan pertanian yang tergenang banjir itu berada di Kabupaten Grobogan, Demak, Kudus, Jepara, dan Pati.

Berdasarkan data per 15 Maret 2024, kata dia, tercatat 4.381 ha lahan tanaman padi di Kabupaten Grobogan terdampak banjir dengan umur tanaman padi 5-100 hari setelah tanam (HST).

"Lahan jagung seluas 152 ha juga terdampak banjir di Grobogan. Komoditas bawang merah juga. Lahan yang terkena banjir seluas 84 ha," katanya.

Untuk Demak, dia menyebutkan setidaknya 162 ha lahan padi tergenang banjir dengan umur padi 10-90 HST, kemudian lahan bawang merah seluas 765,76 ha juga terdampak banjir.

Di Kabupaten Kudus, kata dia, sebanyak 2.776 hektare lahan padi dengan umur 10 hingga 90 HST terdampak banjir, kemudian sejumlah komoditas lainnya, seperti melon dan cabai.

Sedangkan di Jepara, lanjut dia, tercatat lahan padi seluas 1.989 ha dengan umur 30 hingga 80 HST yang tergenang banjir. Namun, Supriyanto mengatakan dampak terparah terhadap lahan pertanian sebenarnya adalah Pati, yakni sebanyak 6.961,4 ha lahan padi tergenang banjir.

Data tersebut, kata dia, dimungkinkan masih terus berkembang, mengingat banjir yang belum surut di wilayah tersebut sehingga belum bisa dipastikan puso atau kerusakan lahan akibat banjir.

Beri Bantuan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.