Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Pertemuan Regional

Asean Setuju Akui Timor Leste sebagai Anggota ke-11

Foto : AFP/GUILLERMO LEGARIA

Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta

A   A   A   Pengaturan Font

PHNOM PENH - Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/Asean) pada prinsipnya telah setuju untuk mengakui Timor Leste sebagai anggota ke-11 kelompok itu. Pengakuan itu diutarakan Asean dalam sebuah pernyataan pada Jumat (11/11).

"Timor Leste juga akan diberikan status negara pengamat pada pertemuan tingkat tinggi Asean, termasuk pada pleno KTT," demikian pernyataan blok itu yang dirilis negara tuan rumah KTT Asean yaitu Kamboja, setelah para pemimpin regional bertemu di Phnom Penh untuk pertemuan puncak.

"Kami pada prinsipnya setuju untuk mengakui Timor Leste sebagai anggota ke-11 Asean," imbuh pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa langkah selanjutnya atas status keanggotaan Timor Leste akan mencakup peta jalan berbasis kriteria objektif untuk keanggotaan penuh yang akan diajukan pada pertemuan puncak tahun depan.

Peta jalan ini akan dilaporkan pada KTT Asean ke-42 tahun depan untuk diadopsi, kata para pemimpin. Ke-10 negara anggota dan mitra eksternal blok tersebut, akan sepenuhnya mendukung Timor-Leste untuk mencapai tonggak sejarah dengan memberikan bantuan peningkatan kapasitas dan dukungan lain yang diperlukan dan relevan yang diperlukan untuk keanggotaan penuhnya Timor Leste di Asean.

Warga Timor Leste memilih merdeka dari Indonesia lewat referendum 1999 yang diawasi PBB. Timor Leste secara resmi diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2002 dan menjadikannya negara demokrasi termuda di Asia. Setelah diakui PBB, negara dengan populasi 1,3 juta orang itu kemudian memulai proses aksesi ke Asean.

Negara bekas jajahan Portugis itu adalah salah satu negara termiskin di dunia dan hingga saat ini masih bergulat dengan besarnya tingkat ketimpangan, kekurangan gizi, dan angka pengangguran yang tinggi.

Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta, telah lama berkampanye untuk keanggotaan Asean, tetapi baru secara resmi mengajukan keanggotaan pada 2011. Ramos-Horta, yang pernah menerima anugerah Nobel Perdamaian, memenangkan masa jabatan kedua pada April lalu, setelah sebelumnya menjabat sebagai Presiden dari 2007 hingga 2012.

Harapan Indonesia

Indonesia, yang mengambil alih kursi keketuaan Asean dari Kamboja pada 2023, berharap Timor Leste bisa resmi bergabung dengan keluarga Asean tahun depan.

Pengakuan Asean atas Timor Leste ini adalah yang pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun Asean mengakui negara lain. Kamboja, yang merupakan ketua KTT Asean tahun ini, adalah negara terakhir yang bergabung dengan Asean pada 1999.

Asean dibentuk oleh lima negara anggota pada 1967 yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina. Brunei ditambahkan ke Asean pada 1984. Sedangkan Vietnam bergabung pada 1995, kemudian Myanmar dan Laos pada 1997. AFP/CNA/I-1


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : AFP

Komentar

Komentar
()

Top