Pemprov Sulut Ingatkan Pentingnya Ketahanan Pangan, Siapa Saja Harus Terlibat?

Senin, 09 Nov 2026, 05:11 WIB

MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyebutkan untuk menjaga ketahanan pangan di daerah menjadi tanggung jawab bersama.

"Pembangunan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen secara terpadu, konsisten, dan berkelanjutan," kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sulawesi Utara, Jimmy Ringkuangan di Manado, Minggu.

Ket. Foto: Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sulawesi Utara, Jimmy Ringkuangan. — Sumber: Antara foto

Dia mengatakan ada beberapa strategi yang dilakukan pemerintah provinsi untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut.

Strategi tersebut mencakup, optimalisasi potensi pangan lokal Sulut sebagai kekuatan menuju kemandirian pangan serta terus mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi dalam proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi pangan.

Pemerintah daerah juga, kata dia, terus memperkuat pengawasan keamanan dan mutu pangan agar masyarakat mendapatkan bahan pangan yang aman dan layak dikonsumsi. 

Di samping itu, mendorong diversifikasi konsumsi pangan sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.

Tak hanya itu, pihaknya memperkuat koordinasi pengendalian inflasi pangan melalui ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga. 

"Pentingnya meningkatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, Bank Indonesia, Bulog, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Satgas Pangan, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat," katanya menambahkan.

Jimmy berharap, kolaborasi seluruh pihak terus berlanjut sehingga upaya membangun sistem pangan daerah berjalan semakin mandiri, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.