Messi Raih Sepatu Emas MLS untuk Kedua Kali, Nashville Pecahkan Rekor Poin

Senin, 09 Nov 2026, 00:02 WIB

MIAMI – Lionel Messi kembali menegaskan dominasi di Major League Soccer (MLS). Megabintang asal Argentina itu meraih penghargaan Golden Boot untuk kedua kalinya secara beruntun setelah mengakhiri musim reguler sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 26 gol.

Penghargaan tersebut diraih Messi pada hari MInggu (8/11), meski Inter Miami hanya bermain imbang 3-3 melawan Charlotte FC dalam pertandingan terakhir musim reguler. Hasil itu membuat juara bertahan Inter Miami harus puas finis di posisi kedua Wilayah Timur.

Ket. Foto: Lionel Messi memegang penghargaan Golden Boot MLS. — Sumber: MLS

Meski tidak mencetak gol, Messi tetap berperan penting dalam pertandingan yang berlangsung di Nu Stadium. Dua sepak pojok yang dilepaskannya berhasil dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekannya. Hasil tersebut sekaligus memastikan Inter Miami memperoleh keuntungan bermain di kandang pada dua putaran pertama babak playoff.

Dengan torehan 26 gol, Messi menjadi pemain pertama yang berhasil memenangi penghargaan Golden Boot MLS dalam dua musim berturut-turut. Penyerang FC Dallas, Petar Musa, menempati posisi kedua dengan 22 gol. Ia gagal menambah koleksinya ketika Dallas mengalahkan Colorado Rapids 3-1.

Inter Miami sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Ian Fray, Luis Suarez, dan Rodrigo De Paul membawa tuan rumah unggul 3-0 pada babak pertama.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Liel Abada mencetak dua gol setelah turun minum untuk menghidupkan peluang Charlotte. Rodolfo Aloko kemudian memastikan tim tamu membawa pulang satu poin melalui gol penyeimbang pada menit-menit akhir.

Di pertandingan lain, Nashville SC mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor poin terbanyak dalam satu musim reguler MLS. Kemenangan 2-0 atas FC Cincinnati membuat Nashville mengumpulkan 77 poin, sekaligus memastikan gelar juara Wilayah Timur.

Nashville mengakhiri musim dengan catatan 23 kemenangan, tiga kekalahan, dan delapan hasil imbang. Mereka melampaui rekor sebelumnya, yakni 74 poin yang dibukukan Inter Miami pada 2024.

Inter Miami menempati posisi kedua Wilayah Timur dengan 60 poin. Sementara itu, New England Revolution gagal memanfaatkan hasil imbang Miami setelah secara mengejutkan kalah 0-1 dari Orlando City. New England pun harus puas finis di posisi ketiga dengan 58 poin.

Messi dan kawan-kawan akan menghadapi Columbus Crew pada pertandingan pembuka playoff MLS. Sementara itu, New England berjumpa Philadelphia Union, Charlotte menghadapi Chicago Fire, dan Nashville menunggu pemenang laga wild card antara Orlando City dan FC Cincinnati.

Columbus berhasil memanfaatkan kekalahan Cincinnati. Mereka menang dramatis 4-3 di kandang Chicago untuk mengamankan posisi ketujuh sekaligus menghindari babak wild card.

Di Miami, gol pertama Inter tercipta pada menit ke-14. Sepak pojok Messi secara tidak terduga mengarah kepada Luca de la Torre, pemain Charlotte yang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Bola kemudian jatuh di hadapan Fray yang langsung menyelesaikannya menjadi gol.

Messi kembali menjadi kreator gol kedua pada menit ke-33. Umpan sepak pojoknya menemukan Suarez yang berdiri bebas di tiang dekat. Penyerang asal Uruguay itu menyambut bola dengan sundulan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

De Paul memperbesar keunggulan Inter Miami sebelum turun minum. Namun, Charlotte bangkit setelah jeda. Abada memperkecil ketertinggalan pada awal babak kedua sebelum kembali mencetak gol pada menit ke-55 untuk menyamakan kedudukan.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, Aloko mencetak gol penyeimbang. Ia menjadi pemain pertama yang menyambar bola muntah setelah tembakan Smalls membentur tiang gawang.

Messi yang terlihat frustrasi sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang pada masa tambahan waktu. Charlotte bahkan hampir mencuri kemenangan melalui tembakan keras Aloko, tetapi bola hanya menghantam bagian luar jaring gawang.

Di Wilayah Barat, Vancouver Whitecaps menutup musim sebagai juara konferensi setelah mengalahkan sesama klub Kanada, Montreal, dengan skor 2-0.

Kemenangan itu membuat Vancouver finis di posisi kedua klasemen keseluruhan. Mereka juga berpeluang memperoleh keuntungan bermain di kandang apabila kembali bertemu Inter Miami dalam ulangan final MLS Cup musim lalu.

Persaingan memperebutkan tiga tiket terakhir playoff Wilayah Barat berlangsung sengit pada Decision Day. Enam klub masih memiliki peluang untuk mengamankan tempat di fase gugur.

Portland Timbers, Colorado Rapids, dan LA Galaxy sebenarnya hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan kelolosan. Namun, dari ketiga tim tersebut, hanya Portland yang berhasil memenuhi target.

Portland menang 2-0 di markas Austin FC. Sementara itu, Real Salt Lake mengalahkan LA Galaxy 2-1, sedangkan Colorado Rapids harus mengakui keunggulan FC Dallas.

Hasil tersebut mengantarkan Real Salt Lake ke babak playoff. Satu tiket tersisa akhirnya menjadi milik Seattle Sounders setelah menang 2-1 atas Los Angeles FC di kandang sendiri.

Seattle langsung membuka keunggulan pada menit pertama melalui Albert Rusnak. Pemain tersebut kemudian memberikan assist untuk gol Sebastian Gomez pada menit ke-31.

Los Angeles FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui Eddie Segura pada menit ke-82. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.

Minnesota United juga meraih kemenangan 3-1 atas San Jose Earthquakes. Namun, hasil itu tidak cukup untuk mengantarkan mereka ke playoff. Minnesota dan LA Galaxy sama-sama gagal lolos karena terpaut satu poin dari Real Salt Lake.

Pada babak playoff Wilayah Barat, Vancouver akan menghadapi pemenang laga wild card antara Seattle dan Real Salt Lake. FC Dallas berjumpa Portland Timbers, Los Angeles FC menghadapi St. Louis City, sedangkan Houston Dynamo bertemu San Jose Earthquakes.

  • MLS
  • Lionel Messi
  • inter miami

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.