Federasi Sepak Bola Argentina Ajukan Banding ke CAS atas Sanksi FIFA Usai Final Piala Dunia
Senin, 09 Nov 2026, 00:10 WIBBUENOS AIRES â Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terhadap sanksi yang dijatuhkan FIFA menyusul insiden keributan dalam final Piala Dunia melawan Spanyol.
Pengumuman tersebut disampaikan AFA pada hari Minggu (8/11). Federasi sepak bola Argentina itu tidak menerima hukuman yang dijatuhkan FIFA terhadap sejumlah pemain dan pihak terkait, terutama gelandang Leandro Paredes yang mendapatkan sanksi paling berat.
Paredes dijatuhi larangan bermain dalam 10 pertandingan serta denda sebesar 90.000 dolar AS (sekitar 1,49 miliar rupiah). Hukuman tersebut diberikan atas keterlibatannya dalam keributan dengan para pemain Spanyol setelah pertandingan final.
Dalam insiden tersebut, Paredes terlihat mencengkeram leher Eric Garcia dan menjatuhkan Gavi ke lapangan ketika masih memegang rompi pemain pengganti. Tindakan tersebut memicu eskalasi keributan di antara kedua tim setelah pertandingan berakhir.
Final Piala Dunia yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli itu dimenangi Spanyol dengan skor 1-0.
Selain Paredes, FIFA juga menjatuhkan denda sebesar 321.000 dolar AS (sekitar 5,29 miliar rupiah) kepada AFA. Hukuman tersebut berkaitan dengan sejumlah pelanggaran kode disiplin FIFA.
Pelanggaran yang dimaksud mencakup penggunaan ajang olahraga untuk menyampaikan demonstrasi yang tidak berkaitan dengan olahraga, perilaku buruk tim, serta nyanyian dan gestur diskriminatif yang dilakukan para pendukung Argentina.
Sejumlah pihak lain dari kubu Argentina juga tidak luput dari hukuman. Nahuel Molina dan Thiago Almada turut menerima sanksi larangan bermain serta denda. Roberto Ayala, salah satu anggota staf kepelatihan tim nasional Argentina, juga dijatuhi hukuman.
Dalam pernyataan resminya, AFA menjelaskan bahwa komite banding FIFA telah menolak keberatan mereka terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada Paredes dan federasi.
Namun, FIFA memberikan keringanan hukuman kepada Molina. Larangan bermain yang semula ditetapkan selama tujuh pertandingan dengan denda 90.000 dolar AS dikurangi menjadi empat pertandingan dan denda 60.000 dolar AS (sekitar 989 juta rupiah).
Meski demikian, AFA menegaskan tidak akan berhenti pada proses banding di FIFA. Federasi tersebut memutuskan membawa keberatan terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada organisasi mereka dan Paredes ke CAS.
Langkah tersebut membuka kemungkinan sengketa disiplin pascafinal Piala Dunia itu berlanjut ke jalur arbitrase olahraga internasional.
- Badan Arbitrase
- Timnas Argentina
- Final Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
KPK Usulkan Kewenangan Rampas Aset Pejabat Tak Tercantum di LHKPN
-
Lulus di Usia 61 Tahun, Abdul Ghofur Jadi Wisudawan Tertua ITS ke-134
-
Peserta JKN Tidak Boleh Dibebani Biaya Tambahan
-
Jojo Makin Dekat Gelar Juara! Minoru Koga Disingkirkan di 16 Besar Hylo Open
-
Kesenjangan Pembiayaan UMKM Capai 50,8 Miliar Dollar AS, Investor Didorong Perluas Pendanaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.