Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Cuaca Panas! Ini Faktor yang Membuat Kulit Lebih Sensitif terhadap Sinar UV

9 Senin, 09 Nov 2026, 05:38 WIB | Oleh:
Bukan Cuma Cuaca Panas! Ini Faktor yang Membuat Kulit Lebih Sensitif terhadap Sinar UV Bukan Cuma Cuaca Panas! Ini Faktor yang Membuat Kulit Lebih Sensitif terhadap Sinar UV Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - Produk perawatan kulit sensitif.

JAKARTA - Kulit dapat menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari seiring bertambahnya usia akibat perubahan struktur kulit, penurunan produksi kolagen, serta berkurangnya kemampuan tubuh memperbaiki kerusakan sel.

Dikutip dari Health, Senin (9/11), perubahan tersebut membuat kulit orang lanjut usia lebih rentan mengalami kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV), termasuk kerusakan yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Dokter spesialis kulit sekaligus profesor klinis di University of Miami Katlein Franca menjelaskan bahwa lapisan epidermis dan dermis pada kulit semakin menipis seiring bertambahnya usia. Kondisi tersebut juga disertai penurunan kolagen yang berfungsi menjaga struktur dan elastisitas kulit.

Selain itu, pergantian sel kulit berlangsung lebih lambat. Proses tersebut bahkan dapat menurun hingga setengahnya antara usia 30-an dan 70-an, sehingga kulit membutuhkan waktu lebih lama untuk memperbaiki kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Berkurangnya jumlah melanosit, yaitu sel yang menghasilkan melanin atau pigmen pemberi warna kulit, juga membuat perlindungan alami kulit terhadap sinar UV menurun.

Dokter spesialis kulit Tanya Nino dari Providence Health and Services mengatakan perubahan hormon, terutama saat menopause, dapat memperburuk kondisi tersebut.

Penurunan hormon estrogen selama menopause dapat mengurangi produksi kolagen dan melemahkan lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap kerusakan sel akibat paparan sinar matahari.

Selain faktor usia dan hormon, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap matahari. Kondisi tersebut dikenal sebagai fotosensitivitas, yang dapat menimbulkan ruam atau reaksi menyerupai kulit terbakar setelah terpapar sinar matahari.

Beberapa jenis obat yang dapat memicu kondisi tersebut antara lain antibiotik tertentu, obat diuretik, obat penurun kolesterol, retinoid, dan obat antiinflamasi nonsteroid. Karena itu, dokter spesialis kulit Debra Jaliman dari Mount Sinai menyarankan seseorang berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami reaksi kulit yang tidak biasa setelah terpapar matahari.

Paparan sinar UV juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Kerusakan akibat sinar matahari yang terakumulasi selama bertahun-tahun menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko tersebut.

Untuk melindungi kulit, dokter menyarankan penggunaan tabir surya berspektrum luas dengan SPF minimal 30 dan mengoleskannya kembali setiap dua jam. Perlindungan tambahan dapat dilakukan dengan mengenakan topi bertepi lebar, kacamata hitam, serta pakaian yang menutupi kulit.

Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di bawah sinar matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 16.00, ketika paparan sinar ultraviolet umumnya berada pada tingkat paling kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Megapolitan
Pengembangan Pasar Baru Men...

Aksi Penyampaian Aspirasi Berlangsung di Surabaya

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
Advertisement
Aksi Protes di Paris Bentrok

Aksi Protes di Paris Bentrok

09 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.