Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SiPongi kemenhut: “Hotspot” Karhutla Turun Drastis Jadi 55 Titik

8 Minggu, 08 Nov 2026, 18:40 WIB | Oleh:
SiPongi kemenhut: “Hotspot” Karhutla Turun Drastis Jadi 55 Titik SiPongi kemenhut: “Hotspot” Karhutla Turun Drastis Jadi 55 Titik Doc: Gakkum Kehutanan

JAKARTA – Jumlah titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia turun drastis menjadi 55 titik. Meski demikian, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan operasi pemadaman dan patroli di sejumlah wilayah masih terus dilanjutkan.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kemenhut hingga Jumat (6/11), jumlah hotspot high confidence tercatat 55 titik. Angka tersebut turun 283 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 338 titik.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan penurunan tersebut menjadi perkembangan positif dalam upaya pengendalian karhutla. Namun, kondisi itu tidak serta-merta membuat operasi lapangan dihentikan.

“Penurunan hotspot ini merupakan perkembangan positif yang harus kita jaga. Karena itu, operasi pemadaman, patroli, dan groundcheck tetap dilanjutkan,” ujar Ristianto dalam keterangannya, Sabtu (7/11).

Penurunan hotspot juga terjadi di enam provinsi prioritas pengendalian karhutla. Jumlahnya turun dari 86 menjadi 14 titik, terdiri atas sembilan titik di Jambi dan lima titik di Sumatera Selatan.

Sementara, empat provinsi lainnya yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Riau, tercatat nihil hotspot high confidence. Penurunan paling signifikan terjadi di Kalimantan Tengah.

“Provinsi tersebut sebelumnya mencatat 85 hotspot. Tetapi pada pemantauan terbaru tidak lagi terdeteksi titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi,” kata dia.

Meski demikian, laporan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut menunjukkan sejumlah lokasi di Kalimantan Tengah masih membutuhkan penanganan. Di Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, petugas masih menemukan banyak kepulan asap sehingga diperlukan pemadaman lanjutan.

Sementara di Jabiren, api belum sepenuhnya padam pada lahan gambut dengan tipe kebakaran permukaan dan bawah. Pemadaman juga masih dilanjutkan di Kelurahan Kalampangan, serta Jalan Trans Harawung, Kelurahan Habaring Hurung, Palangka Raya.

Kedua lokasi tersebut merupakan kawasan lahan gambut yang masih membutuhkan penanganan. Di sisi lain, sejumlah titik menunjukkan perkembangan positif.

Di Sumatra Selatan, kebakaran di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin, berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam. Namun, pemadaman masih berlangsung di Pulau Geronggang, Talang Rimba, dan Sungai Bungin, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kebakaran di sejumlah lokasi tersebut terjadi pada lahan gambut dengan tipe kebakaran bawah. Ristianto menjelaskan, penanganan karhutla pada lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena bara api dapat bertahan dan menjalar.

“Pada lahan gambut, bara api bisa bertahan di bawah permukaan dan berpotensi memicu kebakaran kembali. Oleh karena itu, pembasahan, penyisiran bara, mopping up, pendinginan, dan patroli harus terus dilakukan sampai kondisi benar-benar aman,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.