Sekolah Rakyat di Halmahera Utara Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Ini Progresnya
Minggu, 08 Nov 2026, 18:51 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kabupaten Halmahera Utara rampung pada akhir 2026 untuk menyiapkan fasilitas pendidikan bagi 270 anak dari keluarga kurang mampu.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengatakan progres pembangunan sekolah yang berlokasi di Desa Kukumutuk ditargetkan selesai pada November hingga Desember 2026.
"Menurut Direktur Utama Hutama Karya, insyaallah pembangunan sekolah ini selesai pada 20 November. Saya melihat perkembangannya cukup baik dan berharap pada Desember seluruh pekerjaan sudah rampung," kata Sarbin di Ternate, Minggu.
Ia mengatakan proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 telah berlangsung. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan pembangunan yang belum selesai sehingga mengganggu kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Karena itu, ia meminta pihak pelaksana pembangunan, PT Hutama Karya mempercepat penyelesaian pekerjaan agar seluruh fasilitas sekolah dapat segera digunakan secara optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya Sarbin meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 pada Selasa (3/11).
Dalam kunjungan tersebut ia didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Kepala Dinas Sosial Halmahera Utara, kepala sekolah, serta perwakilan Hutama Karya.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 menyediakan layanan pendidikan gratis mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut dia, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan dan pembinaan yang layak.
"Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam membuka jalan bagi anak-anak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga," ujarnya.
Sarbin berharap keberadaan sekolah rakyat dapat memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara.
Ia juga berharap fasilitas pendidikan itu dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Yang paling penting memastikan seluruh kebutuhan dasar siswa terpenuhi, terutama ketersediaan air bersih, listrik, dan makanan untuk mendukung kegiatan pendidikan,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!