Rangkaian Kedelapan KRL INKA Siap Beroperasi , Mampukah Atasi Sesaknya Commuter Line?
Minggu, 08 Nov 2026, 11:55 WIBJAKARTA â Pengoperasian kereta listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sebagai rangkaian kedelapan menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas transportasi publik di kawasan Jabodetabek.
Kehadiran armada baru tersebut diharapkan mampu mengakomodasi pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line sekaligus mengurangi kepadatan penumpang pada jam sibuk.
Namun, penambahan sarana produksi dalam negeri ini perlu diikuti peningkatan frekuensi perjalanan, keandalan operasional, dan kualitas layanan agar mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang terus meningkat.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin membidik pengoperasian kereta listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (Persero) rangkaian kedelapan dapat melayani masyarakat Jabodetabek mulai 1 Desember 2026.
"Rangkaian tersebut dijadwalkan menjalani pengujian akhir pada 11 November 2026, dengan target mulai beroperasi pada 1 Desember 2026," kata Bobby terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu (8/11).
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Jabodetabek, Bobby meninjau langsung kesiapan KRL produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA rangkaian kedelapan di Depo Pemeliharaan KRL Depok.
Peninjauan dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah komponen utama dan hasil pengujian teknis untuk memastikan kualitas, keselamatan, serta kesiapan sarana sebelum digunakan melayani pelanggan Commuter Line.
Bobby menyampaikan KRL CLI-225 trainset kedelapan telah melalui sejumlah tahapan pengujian dengan hasil yang menggembirakan. Berbagai penyempurnaan dilakukan INKA, mulai dari sistem pintu, coil spring, air spring, hingga desain bogie untuk meningkatkan keandalan sarana.
âKami melihat banyak kemajuan dari hasil pengujian sebelumnya. Sistem pintu telah menjalani pengujian sebanyak 500 kali per pintu dengan hasil baik. Komponen coil spring juga telah diperiksa seluruhnya untuk memastikan kualitas dan keselamatan,â ujar Bobby.
Pemeriksaan menyeluruh terus dilakukan agar sarana memenuhi persyaratan keselamatan dan kesiapan operasional sebelum digunakan pelanggan.
Penyiapan sarana tersebut menjadi perhatian KAI seiring tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat. Sepanjang JanuariâOktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan, atau rata-rata 999.316 pelanggan per hari.
Besarnya kebutuhan perjalanan itu mendorong KAI bersama KAI Commuter dan INKA untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan pelayanan.
âKami ingin produk dalam negeri semakin berkualitas dan dapat diandalkan masyarakat. Kehadiran KRL produksi INKA juga memberikan manfaat bagi industri nasional, membuka lapangan kerja, dan menjadi kebanggaan bagi anak bangsa,â tutur Bobby.
KAI terus berkoordinasi dengan INKA untuk menyelesaikan tahapan pengujian dan evaluasi rangkaian kedelapan, sekaligus mempersiapkan rangkaian berikutnya.
Melalui penyiapan sarana secara bertahap, KAI berharap masyarakat mendapatkan layanan Commuter Line yang semakin nyaman, selamat, dan sesuai kebutuhan perjalanan sehari-hari.
- Commuter Line Jabodetabek
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tourism Malaysia Luncurkan Kampanye Visit Malaysia 2026 melalui Jaringan KAI Commuter di Jabodetabek
-
Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen
-
Rumah Terlihat Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Mengatur Penyimpanan dari Ikea
-
Piala Dunia, Haaland, Messi, dan Mbappe Ramaikan Perburuan Sepatu Emas, Sama-sama Mengoleksi 7 Gol
-
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.