Menbud Ungkap Cerita Rakyat Indonesia Berpotensi Jadi “Cultural Soft Power”
Minggu, 08 Nov 2026, 19:23 WIBJAKARTAÂ - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menilai cerita rakyat Indonesia berpotensi menjadi kekuatan budaya atau cultural soft power di dunia. Potensi tersebut dapat diwujudkan dengan mendorong generasi muda memperkenalkan kekayaan cerita tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui âYouth Storytelling Competition for International School Students 2026â. Kompetisi yang bertema âStories for the World: Tolerance, Humanity, and Peaceâ yang melibatkan 765 peserta dari 25 provinsi.
Fadli menyebut kompetisi tersebut menyasar siswa sekolah internasional dan satuan pendidikan bilingual. Para peserta menggunakan bahasa Inggris untuk menceritakan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
"Tentu dengan sekolah-sekolah internasional, kita harapkan juga mereka bercerita di dalam bahasa Inggris. Dan kita punya platform yang berbahasa Indonesia dan juga melibatkan lebih luas lagi di seluruh Indonesia,â kata dia saat sesi doorstop setelah acara âClosing of Youth Storytelling Competition for International School Students 2026â di Jakarta, Minggu (8/11).
"Kita berharap melalui kegiatan ini mereka yang berpartisipasi menjadi pemenang, bisa menjadi duta-duta budaya kita. Dalam hal ini, kita memajukan tradisi atau budaya dongeng dan membawa cerita-cerita kita ini ke dunia,â ujar dia.
Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam dari berbagai kelompok etnis dan bahasa. Setiap daerah menyimpan cerita tradisional yang mencerminkan identitas serta kehidupan masyarakat setempat.
"Setiap kampung punya cerita, setiap suku punya cerita, adat istiadat punya cerita. Bahkan cerita-cerita kita ini panjang sekali, termasuk misalnya yang sangat kuat itu adalah cerita Panji,â kata dia.
Ia mencontohkan cerita Panji yang telah berkembang selama kurang lebih seribu tahun. Kisah tersebut menyebar ke negara-negara tetangga dan menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.
Selain cerita Panji, Indonesia memiliki epos La Galigo yang telah menjadi bagian dari Memory of the World. Ia juga menyoroti kekayaan kisah pewayangan dengan karakteristik berbeda di setiap daerah.
"Nah, inilah yang saya kira perlu kita kembangkan ke depan sebagai bagian dari cultural soft power kita. Ada epos, tentu saja yang besar seperti cerita Bharatayuddha, maupun epos yang lainnya,â ucap dia.
Menurut dia, masyarakat dapat mengembangkan cerita tradisional melalui film, anime, animasi, gim, dan beragam produk budaya lainnya. Pengembangan tersebut dapat memperluas jangkauan cerita Indonesia kepada masyarakat internasional.
Kompetisi storytelling berbahasa Inggris juga menjadi sarana memperkenalkan cerita lokal kepada siswa sekolah internasional. Fadli berharap kemampuan bahasa asing peserta dapat mendukung promosi budaya Indonesia.
"Dan juga kita mengajak terutama di siswa-siswi sekolah internasional. Nah, kita harus memperkenalkan cerita-cerita lokal, cerita-cerita nasional,â kata dia.
Ia berharap para peserta dapat menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan Indonesia di berbagai kesempatan. Mereka juga diharapkan tetap mencintai budaya nasional ketika menjalani berbagai profesi pada masa mendatang.
"Ini akan menjadi duta-duta budaya kita. Ya, kalau mereka besar nanti, adik-adik ini menjadi duta budaya,â ujar dia. ils/I-1
- cerita rakyat
- Menbud
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
ILO Ingatkan Inklusi Keuangan Tak Cukup Tanpa Kesehatan Finansial
-
Dari Balik Lapas Jadi Peternak Lobster, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Muara Bulian Diberdayakan
-
Ritual fangsheng komunitas Budha di Tulungagung
-
PBB Soroti Lambatnya Pemulihan Ekosistem Global
-
Terobosan BPSDM Sulut, Cukup Bermodal Smartphone, ASN Bisa Kejar Target 20 Jam Belajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.