Makin Padat, Commuter Line Jabodetabek Dapat Suntikan Kereta Baru
Minggu, 08 Nov 2026, 11:45 WIBJAKARTA â Penambahan rangkaian Commuter Line Jabodetabek menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas angkut dan mengakomodasi mobilitas masyarakat yang terus meningkat.
Pertumbuhan jumlah pengguna KRL, terutama pada jam sibuk, menuntut penyediaan sarana transportasi yang memadai agar kepadatan penumpang dapat ditekan dan kenyamanan perjalanan terjaga.
Namun, penambahan rangkaian perlu diimbangi dengan peningkatan frekuensi perjalanan, keandalan operasional, serta integrasi antarmoda agar transportasi publik semakin mampu menjadi pilihan utama masyarakat perkotaan.
PT Kereta Api Indonesia menyiapkan trainset (rangkaian kereta) kedelapan Commuter Line untuk menjawab lonjakan mobilitas pengguna setelah volume penumpang mencapai 303,79 juta orang sepanjang Januari-Oktober 2026.
"Adapun sepanjang Januari-Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303,79 juta pengguna, dengan rata-rata 1 juta pengguna per hari kerjanya," kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/11).
Besarnya jumlah pengguna tersebut, kata dia, menjadikan keselamatan dan kesiapan serta keandalan sarana Commuter Line sangat diperlukan.
Adapun Bobby memantau langsung kesiapan dan keandalan rangkaian sarana Commuter Line baru yang merupakan trainset (TS) kedelapan dari PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA di Depo KRL Depok, Jawa Barat.
Didampingi Direktur Teknik KAI Commuter dan Tim Teknis PT INKA, Bobby memastikan kesiapan sarana untuk melayani pengguna Commuter Line.
"Produksi INKA ini sebelumnya sudah melalui beberapa kali tes," ujarnya.
Dijadwalkan pada pertengahan November 2026, akan dilakukan uji coba terakhir dan rencananya bakal dioperasikan untuk pengguna commuter line pada awal Desember.
Bobby menegaskan sudah banyak penyempurnaan dari versi sebelumnya, terutama pada bagian-bagian yang sering terkendala.
"INKA telah melakukan identifikasi untuk perbaikan dengan melakukan inovasi, re-engineering dengan teknik dan rekayasa yang lebih baikâ, jelasnya.
Pada transet kedelapan itu, tambah Bobby, memiliki sistem pintu otomatis yang lebih baik dan sudah diupgrade dari ketujuh trainset sebelumnya.
Kemudian dilakukan 500 kali percobaan untuk memastikan pintu berfungsi dengan baik. Selain itu, sistem pada penggerak rangkaian dan boogie (coil spring) juga telah dilakukan perbaikan dari yang sebelumnya.
âSehingga trainset ke delapan ini diharapkan jauh lebih handal, lebih tahan dan lebih kuat untuk melayani masyarakat pengguna commuter line yang semakin meningkat setiap harinya,â tambahnya lagi
Sementara itu, Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi menyampaikan trainset kedelapan itu juga telah dilakukan uji coba secara internal.
"Pengujian internal site acceptance test dengan tim penguji internal KAI Commuter telah dilakukan," jelasnya.
Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sistem yang ada di rangkaian Commuter Line tersebut berfungsi dengan baik serta mengevaluasi kesiapan teknis dan keselamatan operasional trainset tersebut.
Trainset kedelapan itu juga telah melalui proses optimalisasi kontrol kualitas oleh PT INKA sehingga merupakan penyempurnaan dari 7 Train Set CLI 225 yang sebelumnya telah dioperasikan guna memastikan kehandalan dan keamanan operasional trainset tersebut.
Seluruh hasil dari proses pengujian ini akan kami terus evaluasi bersama dengan tim teknis INKA.
"Setiap proses dan tahapan terus dilakukan untuk memastikan sarana Commuter Line siap beroperasi dengan aman dan andal,â kata Purnomo.
- Commuter Line Jabodetabek
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen
-
Tourism Malaysia Luncurkan Kampanye Visit Malaysia 2026 melalui Jaringan KAI Commuter di Jabodetabek
-
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026
-
Piala Dunia, Haaland, Messi, dan Mbappe Ramaikan Perburuan Sepatu Emas, Sama-sama Mengoleksi 7 Gol
-
Rumah Terlihat Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Mengatur Penyimpanan dari Ikea
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.