Kabar Baik bagi Pelaku Usaha! 857 Peserta Pertamina UMK Academy Melaju ke Tahap Nasional
Minggu, 08 Nov 2026, 06:00 WIBJAKARTA - Pertamina UMK Academy 2026 meloloskan 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Pertamina ke tahap nasional setelah para peserta tersebut menyelesaikan pembinaan regional dan menyisihkan lebih dari 1.500 peserta dari seluruh Indonesia.
Mereka terpilih setelah melewati rangkaian pembinaan tahap regional sejak September 2026, dan menyisihkan lebih dari 1.500 peserta di seluruh Indonesia," kata Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dia menyampaikan kelulusan UMK di tahap nasional dinilai berdasarkan keaktifan mengikuti pelatihan, webinar, pendampingan, pameran, coaching, hingga perkembangan usaha selama program berlangsung.
Menurutnya perjalanan untuk mengembangkan usaha tak cukup hanya bermodal produk yang bagus, namun perlu memperkuat manajemen, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pasar.
"Inilah bekal yang terus diasah oleh 857 usaha mikro dan kecil binaan Pertamina yang berhasil lolos ke tahap nasional Pertamina UMK Academy 2026," ujarnya.
Ia menyebutkan dari 857 UMK yang lolos, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi wilayah dengan peserta terbanyak, yakni 135 UMK dari 211 peserta. Disusul Jawa Timur dengan 129 UMK dari 215 peserta. Sementara itu, Bali dan Nusa Tenggara mencatat persentase kelulusan yang cukup tinggi, mencapai 60,9 persen.
Dilihat dari sektor usaha, kuliner atau makanan dan minuman masih menjadi andalan dengan 483 UMK atau 56,4 persen dari total peserta yang lolos.
Berikutnya, sektor fesyen dan wastra sebanyak 169 UMK (19,7 persen), serta kerajinan dan perhiasan sebanyak 159 UMK (18,6 persen).
Peserta lainnya berasal dari sektor agribisnis sebanyak 21 UMK, kesehatan, kecantikan dan perawatan rumah tangga sebanyak 17 UMK, serta jasa dan perdagangan umum sebanyak 8 UMK.
Ia menjelaskan, Pertamina UMK Academy merupakan program inkubasi usaha yang memberikan pelatihan dan pendampingan untuk membantu usaha lokal bertumbuh, meningkatkan kapabilitas, kualitas serta daya saing serta memberikan eksposure yang lebih luas agar usaha mereka semakin dikenal dan jangkauan pemasaran bertambah luas.
Program itu dirancang melalui kurikulum pembinaan yang menyeluruh untuk mendorong UMK berkembang menjadi usaha modern, tangguh, mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
"Kami ingin memastikan UMKM memiliki kapabilitas dan kualitas yang semakin baik, tidak hanya untuk produk namun juga untuk manajemen bisnisnya," tuturnya.
Memasuki tahap nasional yang berlangsung hingga Desember 2026, para peserta akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui penilaian enam aspek, yaitu pemasaran dan pasar, keuangan, operasional dan sumber daya manusia, legalitas, digitalisasi, serta uji pasar dan produk.
Hasil penilaian tersebut menjadi dasar pengelompokan peserta ke dalam empat kelas pembinaan, yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Dengan demikian, materi dan pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan masing-masing usaha.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan, penguatan UMKM menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia berharap UMK mitra Pertamina tidak hanya tumbuh dari sisi omzet dan kualitas produk, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi di daerahnya.
"Ketika UMK berkembang, peluang untuk membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat juga semakin besar," tambah Baron.
Melalui pembinaan berkelanjutan tersebut, Pertamina berharap UMKM lokal yang naik kelas, memiliki daya saing lebih kuat dan berkontribusi bagi ekonomi nasional.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
PDB Tiongkok Tetap Tumbuh Perkasa di 4,5 Persen
-
Kementerian Pariwisata Berupaya Tarik Wisatawan Tiongkok ke Labuan Bajo
-
Sovereign Tech Summit 2026: NeutraDC Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI
-
Suhu Laut Memanas Bikin Terumbu Karang Australia Berada di Ambang Kehancuran
-
Gubernur Dorong Pelaksanaan Pilkades Elektronik di Jabar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.