Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh dan Fasilitas Minyak Aramco

Minggu, 08 Nov 2026, 08:15 WIB

DOHA - Gerakan Houthi pada Sabtu mengumumkan telah melancarkan enam operasi militer terhadap sasaran militer Arab Saudi, baik di wilayah Arab Saudi maupun Yaman, termasuk serangan terhadap bandara internasional di Riyadh.

"Angkatan bersenjata Yaman melaksanakan enam operasi militer khusus dengan menggunakan sejumlah besar rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak (drone)," kata juru bicara angkatan bersenjata Houthi, Yahya Saree, melalui Telegram.

Ket. Foto: Kelompok Houthi di Yaman dan koalisi pimpinan Arab Saudi saling melancarkan serangan berskala besar pada Sabtu (24/10/2026). — Sumber: ANTARA/Xinhua

"Operasi pertama menargetkan Bandara Internasional King Khalid, tangki penyimpanan minyak, serta menara distilasi milik Aramco di Riyadh, ibu kota musuh Saudi," imbuh juru bicara tersebut.

Dia mengatakan operasi kedua menargetkan fasilitas Saudi Aramco di Khurais, wilayah timur Arab Saudi, sedangkan operasi ketiga menyasar stasiun pompa di kawasan Dawadmi.

Houthi juga melancarkan operasi terhadap pasukan Arab Saudi di sebuah kamp Garda Nasional di Najran. Selain itu, Saree mengatakan dua operasi lainnya dilakukan di wilayah Yaman utara dengan menyasar pasukan pro-Arab Saudi yang dipimpin oleh para perwira militer Saudi.

Hingga berita ini ditulis, Arab Saudi belum mengonfirmasi laporan mengenai serangan terhadap bandara di Riyadh tersebut.

  • Konflik Houthi - Arab Saudi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.