• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dorong Imajinasi Anak, Ike...

Dorong Imajinasi Anak, Ikea Hadirkan Koleksi Mainan Alptall

Minggu, 08 Nov 2026, 22:10 WIB

JAKARTA – Ikea Indonesia mengajak keluarga memberikan ruang lebih luas bagi anak untuk bermain, bereksplorasi, dan mengembangkan imajinasi melalui kampanye bertajuk “Petualangan dimulai dengan Bermain dan Imajinasi”. Kampanye ini menekankan pentingnya kebebasan anak dalam menciptakan cerita, menentukan aturan permainan, serta mengeksplorasi dunia melalui sudut pandang mereka sendiri.

Melalui kampanye tersebut, Ikea juga memperkenalkan Alptall, koleksi anak terbaru yang terinspirasi dari satwa dan lanskap Pegunungan Himalaya. Koleksi ini dirancang untuk memancing rasa ingin tahu sekaligus mendorong anak menciptakan berbagai petualangan melalui permainan.

Ket. Foto: Anak-anak bermain dengan koleksi Alptall. Ikea Indonesia memperkenalkan alat bermain yang terinspirasi dari satwa Himalaya untuk mendorong kreativitas, imajinasi, serta kebebasan bermain. — Sumber: Ikea Indonesia

Public Relations Manager Ikea Indonesia, Ririn Basuki, mengatakan bermain bukan sekadar aktivitas menggunakan mainan, melainkan juga kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

Menurutnya, anak-anak memiliki cara tersendiri dalam menciptakan cerita, menentukan aturan, hingga menemukan pola permainan yang tidak selalu terpikirkan oleh orang dewasa.

“Melalui Ikea Play tahun ini, kami ingin menghadirkan koleksi yang dapat memancing rasa ingin tahu anak dan menjadi awal dari berbagai permainan, sementara anak bebas menentukan sendiri bagaimana mereka ingin memainkannya,” ujar Ririn dalam siaran pers pada hari Kamis (5/11).

Ia menambahkan, mendukung kesempatan anak untuk bermain merupakan salah satu upaya Ikea dalam mewujudkan visi menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang.

Pentingnya aktivitas bermain juga tercermin dalam Ikea Play Report 2024. Laporan tersebut menunjukkan 90 persen anak merasa lebih bahagia ketika bermain. Sementara itu, sebanyak 54 persen orang tua mengaku ingin memiliki lebih banyak waktu untuk bermain bersama anak.

Kebebasan Bermain Mengembangkan Imajinasi Anak

Dalam aktivitas bermain, anak tidak selalu mengikuti alur cerita atau cara penggunaan mainan sebagaimana yang dibayangkan orang dewasa. Mereka dapat menciptakan tokoh, mengubah jalan cerita, menentukan peran, hingga membuat akhir permainan sendiri.

Kebebasan tersebut memberi anak kesempatan untuk menyampaikan gagasan, mencoba berbagai kemungkinan, dan mengembangkan cara mereka dalam menghadapi situasi yang dibayangkan.

Pengembangan imajinasi dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang dekat dengan keseharian anak, seperti bermain boneka, menggambar, atau menyusun cerita menggunakan benda-benda di sekitarnya.

Satu mainan bahkan dapat menjadi bagian dari berbagai permainan berbeda. Seiring munculnya gagasan baru, anak bisa mengembangkan cerita dan pengalaman yang berbeda setiap kali bermain.

Bagi orang tua, aktivitas tersebut juga dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan anak. Ketertarikan mereka terhadap tokoh, cerita, maupun tempat yang ingin dijelajahi dapat menjadi awal percakapan sekaligus kesempatan mengenali minat anak.

Alptall Hadirkan Karakter Satwa Himalaya

Untuk mendukung aktivitas bermain dan berimajinasi, Ikea memperkenalkan Alptall, koleksi yang dikembangkan dengan inspirasi dari satwa dan lanskap Pegunungan Himalaya.

Koleksi ini dikembangkan bersama Nordens Ark, pusat konservasi satwa liar di Swedia. Sejumlah karakter satwa yang dihadirkan antara lain panda merah, macan tutul salju, harimau Bengal, dan anak beruang hitam Asia.

Alptall tidak hanya terdiri atas boneka atau soft toys. Koleksi tersebut juga mencakup stiker, buku aktivitas, perlengkapan menggambar, serta produk tekstil dengan ilustrasi satwa dan alam.

Beragam produk itu memberikan pilihan bagi anak untuk mengembangkan permainan melalui cerita, gambar, maupun permainan peran. Satu karakter dapat menjadi tokoh utama dalam berbagai petualangan yang mereka ciptakan sendiri.

Business Leader Ikea Indonesia, Angela Krisyanti, mengatakan Alptall dihadirkan untuk memberi anak kesempatan mengembangkan cerita sesuai imajinasi mereka.

“Seekor panda merah bisa menjadi tokoh utama petualangan, sementara gambar yang mereka buat dapat menjadi tempat yang ingin dijelajahi. Anak juga bisa menggabungkan berbagai karakter dan menciptakan cerita yang berbeda setiap kali bermain,” kata Angela.

Menurutnya, koleksi tersebut diharapkan dapat menjadi teman bagi anak untuk terus mencoba gagasan baru dan mengembangkan imajinasi.

Selain menjadi karakter permainan, satwa-satwa dalam koleksi Alptall juga dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengenal keanekaragaman satwa liar. Setiap satwa memiliki karakteristik yang dapat memancing rasa ingin tahu.

Macan tutul salju, misalnya, memiliki bulu tebal untuk menghadapi suhu dingin dan ekor panjang yang membantu menjaga keseimbangan ketika bergerak di medan berbatu.

Orang tua dapat memanfaatkan ketertarikan anak terhadap karakter satwa tersebut untuk mengenalkan habitat, kebiasaan, serta cara satwa bertahan hidup di alam.

Hubungkan Aktivitas Bermain dengan Konservasi Satwa

Selain menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari satwa liar, Ikea Indonesia juga mengaitkan aktivitas bermain dengan upaya pelestarian lingkungan.

Di Indonesia, Ikea bekerja sama dengan WWF-Indonesia melalui program Soft Toys for Sumatran Tiger untuk mendukung konservasi harimau Sumatra.

Program yang berlangsung hingga 31 Desember 2026 tersebut memberikan dukungan bagi upaya konservasi melalui pembelian boneka Ikea yang termasuk dalam produk partisipan.

Melalui pesan “Luangkan Ruang, di rumah untuk bermain, di hutan untuk bertahan”, Ikea mengangkat keterkaitan antara kesempatan anak untuk bermain di rumah dan pentingnya menjaga habitat satwa liar di alam.

Koleksi Alptall mulai tersedia di toko Ikea Indonesia pada November 2026.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.