474 Personel Kesehatan Dikerahkan untuk Mengawal Porprov XV Jabar

Sabtu, 07 Nov 2026, 23:35 WIB

Bogor - Dinkes Kota Bogor Jawa Barat mengerahkan 474 personel pendukung kesehatan yang terdiri atas tenaga medis fasilitas kesehatan, pendamping kontingen dan Tim Pelaksana Dinas Kesehatan pada pelaksanaan Porprov XV/2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena di Bogor, Sabtu, menyebutkan rinciannya meliputi 146 dokter, 143 perawat, 102 pengemudi ambulans, 18 personel pendamping kontingen (10 dokter dan 8 pengemudi), serta 65 personel Tim Porprov Dinas Kesehatan yang mencakup koordinasi, administrasi, logistik, kesehatan lingkungan, surveilans, dan dukungan operasional.

Ket. Foto: Tm kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor bertugas di salah satu venue Porprov XV/2026 Jabar. — Sumber: Antara

Selama penyelenggaraan pertandingan, disiapkan 378 penugasan tim medis yang terdiri atas satu dokter, satu perawat, dan satu pengemudi ambulans. Penugasan dilakukan secara bergilir berdasarkan jadwal dan kebutuhan pelayanan di masing-masing venue.

Pelayanan kesehatan Porprov XV Jawa Barat 2026 didukung jejaring 62 fasilitas kesehatan di Kota Bogor dan wilayah penyelenggara lainnya.

Jejaring tersebut mencakup PSC 119 sebagai unsur pelayanan kegawatdaruratan, 25 Puskesmas di Kota Bogor, 22 rumah sakit di Kota Bogor, 2 klinik di Kota Bogor, serta 12 fasilitas kesehatan pendukung di luar Kota Bogor. Jejaring ini mendukung pelayanan medis lapangan, penanganan kegawatdaruratan, dan sistem rujukan selama pertandingan.

Jejaring rujukan mencakup 23 rumah sakit, terdiri atas 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor dan 11 rumah sakit rujukan di luar Kota Bogor.

Sebanyak 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung penanganan cedera atau kecelakaan selama kegiatan olahraga.

Rumah sakit tersebut antara lain RS Bogor Senior Hospital (BSH), RS Melania, RS PMI, RS Islam, RS Azra, RS Vania, RSUD Kota Bogor, RS Siloam, RS Hermina, RS Mulia, RS Ummi, dan RS Mayapada.

Selain itu, sebanyak 22 rumah sakit di Kota Bogor juga disiagakan untuk memberikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Penanganan cedera olahraga atlet diprioritaskan melalui rumah sakit mitra BPJS Ketenagakerjaan dengan koordinasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).

Pelayanan medis menggunakan sistem dua lapis. Lapis pertama melibatkan tim medis Puskesmas dan PSC 119 yang bersiaga langsung di area pertandingan (field of play) untuk memberikan pertolongan pertama, stabilisasi pasien, dan penanganan awal kegawatdaruratan.

Lapis kedua melibatkan tim rumah sakit yang mendukung penanganan lanjutan melalui pos kesehatan terpadu, antara lain di GOR Pajajaran dan Green Forest.

  • Porprov XV Jabar

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.