Underpass Bitung Diharapkan Mengurai Kemacetan

Jumat, 06 Nov 2026, 11:55 WIB

TANGERANG – Saat ini tengah dirampungkan underpass Bitung, Tangerang untuk mengurai kemacetan parah Kawasan tersebut. Kehadiran Underpass sepanjang kurang lebih 350 meter ruas jalan ini dinilai cukup krusial dan strategis.

Di mana, jalur Bitung sebelumnya telah lama mengalami tingkat kepadatan lalu lintas yang parah akibat volume kendaraan yang tinggi, sehingga membutuhkan solusi penanganan yang permanen.

"Kondisi eksisting kemacetan di kawasan tersebut saat ini hampir mendekati angka 1,0 yang merepresentasikan kemacetan total. Melalui operasional Underpass ini, pemerintah berupaya menekan indeks kemacetan hingga turun ke level 0,5," ungkapnya.

Ket. Foto: membangun jalan tembus — Sumber: ist

Kendati demikian, adanya pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan bisa jauh lebih berdampak pada kelancaran arus lalu lintas dan mendukung aktivitas ekonomi. 
"Ini dengan sendirinya akan mengurangi waktu tempuh, mengurai kemacetan, dan sekaligus meningkatkan produktivitas," ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan bahwa konektivitas yang baik merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Proyek infrastruktur ini tidak hanya mengatasi hambatan mobilitas harian di gerbang kawasan industri Banten, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pergerakan ekonomi lokal, pelaku UMKM, serta efisiensi logistik regional.

"Kalau tadi dilihat timeline-nya sebetulnya lebih cepat sedikit realisasi dari rencananya. Jadi menurut saya sudah on track, mudah-mudahan tidak ada kendala cuaca atau hal lain yang menghambat," kata dia.

AHY meninjau langsung progres pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat (6/11).

Menko AHY mengatakan, berdasarkan pengecekan di lapangan progres pembangunan saat ini telah mencapai 70,7 persen dan berjalan sedikit lebih cepat dari lini masa (timeline) yang direncanakan.

"Progresnya kurang lebih sudah 70,7 persen, sesuai dengan target atau sesuail dengan timeline-nya. Insya Allah akan terus dikejar hingga tahun depan, dan Februari akan ada PHO," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk pembangunan Uderpass tersebut masuk dalam proyek strategis nasional dengan anggaran sekitar Rp87 miliar. Di mana, seluruh proses penyelesaiannya ditargetkan hingga Februari 2027 dengan diserahterimakan (Provisional Hand Over/PHO) pada Februari 2027.


Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.