Ring Tinju Mengurangi Tawuran Antarpelajar? Bagaimana Mengukurnya?
Jumat, 06 Nov 2026, 12:19 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA - Fasilitas ring tinju di kolong flyover cukup efektif menekan angka tawuran antarpelajar dan warga yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Timur. Klaim itu disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo. Pertanyaannya, dari mana ukurannya? Bagaimana mengukurnya? Atau ini hanya klaim sepihak?
Menurut dia, sepanjang 2025, tercatat lebih dari 130 aksi tawuran terjadi di kawasan tersebut. Namun, sejak ruang publik mulai difungsikan untuk area latihan tinju dan lapangan olahraga bersama, angka tawuran menurun tajam hingga menjadi sekitar 20 kasus pada 2026.
"Sampai dengan akhir Oktober, karena fasilitas ini sudah digunakan untuk pertandingan bola, sarana berlatih tinju, termasuk yang sebelumnya saya resmikan di Pasar Rebo, di Jakarta Timur ini terjadi penurunan (tawuran), terutama di tempat ini, yang luar biasa, dari 132 menjadi kurang lebih 20-an lebih," kata Pramono di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat.
Pada hari ini, Jumat, Pramono kembali meresmikan fasilitas sarana olahraga ring tinju dan posko Jaga Jakarta Kampung Melayu di Kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebelumnya, Pramono telah meresmikan fasilitas sarana olahraga ring tinju di bawah flyover Pasar Rebo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menuturkan melalui fasilitas olahraga itu, energi para pemuda kini dapat disalurkan ke berbagai kegiatan positif. Maka dari itu, ia ingin mereplikasi penyediaan sarana olahraga tersebut di wilayah Jakarta lainnya.
Pembangunan fisik arena ring tinju di Kampung Melayu itu dikerjakan mulai 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026, dengan berkolaborasi bersama PAM Jaya.
Selain di Jakarta Timur, PAM Jaya juga diminta agar berpartisipasi dalam mengalihfungsikan kolong flyover di Jakarta Utara menjadi sarana olahraga yang dibutuhkan masyarakat.
"Cari flyover yang seperti ini, kemudian dijadikan tempat untuk, apakah skateboard, apakah sarana tinju, apakah menjadi tempat untuk bermain bola, agar energi anak-anak di Jakarta ini bisa tersalurkan dengan baik," tutur Pramono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!