Kimi Antonelli Ungkap Sosok Ayrton Senna yang Menginspirasinya Jadi Juara Dunia F1
Jumat, 06 Nov 2026, 07:00 WIBSAO PAULO â Kimi Antonelli memberikan penghormatan kepada legenda Formula 1 asal Brasil, Ayrton Senna, setelah mencatatkan sejarah sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah ajang balap jet darat tersebut.
Pembalap Mercedes berusia 20 tahun itu mengaku, sosok Senna telah menjadi inspirasi besarnya sejak kecil. Bukan hanya karena kemampuan luar biasa di lintasan, tetapi juga etos kerja, dedikasi, dan kepribadian mantan juara dunia tiga kali tersebut.
Antonelli memastikan gelar juara dunia setelah finis di posisi ketiga pada Grand Prix Meksiko, Minggu lalu. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan namanya sebagai pembalap termuda yang pernah meraih gelar juara dunia Formula 1.
Menjelang Grand Prix Sao Paulo akhir pekan ini, Antonelli menyempatkan diri bertemu dengan keluarga Senna. Ia juga mendapat kesempatan duduk di kokpit mobil Lotus 1986 milik sang legenda dan kembali mengunjungi makam Senna untuk tahun kedua secara beruntun.
"Sebagai pembalap, dia benar-benar luar biasa. Namun, ada banyak hal lain yang membuat saya mengaguminya," kata Antonelli di sela-sela acara Petronas di Sao Paulo.
"Etos kerjanya, sikapnya, dedikasinya, serta besarnya kecintaan terhadap olahraga ini. Selain itu, dia juga sosok yang sangat berempati dan selalu berusaha memberikan kembali apa yang telah diterimanya."
"Semua hal tersebut menarik perhatian saya sejak masih kecil. Itulah alasan saya terinspirasi olehnya sejak usia sangat muda," ujar Antonelli mengenang Senna, yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Sirkuit Imola pada 1994.
Sepanjang musim ini, Antonelli memang kerap dibandingkan dengan Senna. Namun, bos Mercedes, Toto Wolff, sebelumnya mengingatkan agar publik tidak memberikan ekspektasi berlebihan kepada pembalap muda Italia tersebut.
Antonelli mengaku masih berusaha mencerna berbagai pengalaman emosional yang dialaminya, termasuk pertemuan dengan keluarga Senna serta rangkaian peristiwa di dalam dan luar lintasan pada akhir pekan lalu.
Makna pencapaian Antonelli semakin terasa setelah ia menerima pesan video dari Sebastian Vettel. Mantan pembalap asal Jerman tersebut merupakan pemegang rekor juara dunia termuda sebelum catatannya dipatahkan oleh Antonelli.
Vettel, yang pensiun dari Formula 1 pada 2022 setelah mengoleksi empat gelar juara dunia, mengingatkan Antonelli agar menikmati keberhasilannya. Ia juga berpesan agar pembalap Mercedes tersebut tetap rendah hati meskipun kini banyak orang akan memandangnya secara berbeda.
"Pesan dari Seb sangat mendalam. Ada beberapa hal yang disampaikannya dan semuanya benar. Kehidupan saya pasti akan banyak berubah setelah ini," kata Antonelli.
"Namun, dia juga mengingatkan saya untuk tetap membumi karena pada akhirnya masih ada balapan yang harus dimenangkan. Itu pesan yang sangat penting dan luar biasa darinya."
Antonelli juga mengungkapkan bahwa keberhasilannya musim ini tidak terlepas dari pengalaman di GP Sao Paulo tahun lalu.
Finis kedua di Sirkuit Interlagos pada 2025 menjadi hasil terbaiknya saat itu di Formula 1. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi titik balik setelah ia melewati periode sulit dalam kariernya.
"Itu merupakan akhir pekan paling komplet bagi saya sepanjang tahun tersebut. Sebelumnya, saya melewati periode yang sangat sulit. Hasil itu memberikan kepercayaan diri yang saya butuhkan untuk melewati masa tersebut dan kembali melangkah maju," ujarnya.
Meski sudah berhasil mencapai puncak karier dengan menjadi juara dunia, Antonelli menegaskan ambisinya belum berhenti.
Pembalap Italia itu ingin terus berkembang bersama Mercedes dan berusaha mempertahankan kesuksesan dalam jangka panjang.
"Kami sudah menyelesaikan langkah besar pertama, tetapi masih banyak langkah lain yang harus dicapai," kata Antonelli.
"Targetnya adalah berusaha memenangkan sebanyak mungkin balapan dan meraih kesuksesan selama mungkin. Kami akan terus berusaha meningkatkan kemampuan dan kembali dengan kekuatan yang lebih besar."
Gelar juara dunia 2026 menjadi awal perjalanan baru bagi Antonelli. Namun, bagi pembalap muda tersebut, warisan terbesar Senna bukan sekadar kemenangan dan gelar, melainkan dedikasi, semangat, serta sikap yang ditunjukkan sepanjang perjalanan kariernya.
- Formula 1
- Mercedes
- Ayrton Senna
- Kimi Antonelli
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Vietjet Buka Rute Hanoi–Tainan dan Ho Chi Minh City–Chiang Mai
-
Atasi Dampak Kekeringan, Pemkab Tanah Laut Perluas Distribusi Air Bersih
-
Pers Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja, Begitu Luas Tantangannya
-
Dorong Transisi EBT, ESDM Tekankan Pentingnya Hak Nelayan di PLTS Cirata
-
Verstappen Sindir Ferrari Usai Menang GP Meksiko, Sebut Hamilton dan Leclerc Beban Tim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.