Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penetapan Tiga Warisan Dokumenter Indonesia Sebagai Ingatan Kolektif Dunia

5 Kamis, 05 Nov 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penetapan Tiga Warisan Dokumenter Indonesia Sebagai Ingatan Kolektif Dunia Penetapan Tiga Warisan Dokumenter Indonesia Sebagai Ingatan Kolektif Dunia Doc: Antara
Ket. Penetapan tiga warisan dokumenter Indonesia dalam sidang UNESCO Memory of the World Committee for Asia and the Pacific (MoWCAP) General Meeting ke-11. Indonesia juga menjadi tuan rumah dalam helatan yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (5/11/2026).

Jakarta - Indonesia kembali menorehkan capaian dalam pelestarian warisan dokumenter dunia dalam penetapan sidang UNESCO Memory of the World Committee for Asia and the Pacific (MoWCAP) General Meeting ke-11.

Sidang tersebut berlangsung di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta pada Kamis, yang menetapkan tiga warisan sebagai ingatan kolektif dunia yakni Bo’ Sangaji Kai, Kidung Bhuwana Wināśa, dan koleksi Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.

Kepala ANRI selaku Ketua Memory of the World Indonesia Mego Pinandito mengatakan, capaian tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam pelestarian warisan dokumenter.

"Kepercayaan UNESCO MoWCAP kepada Indonesia melalui ANRI untuk menjadi tuan rumah menjadi sebuah kehormatan dan bentuk penghargaan dunia terhadap pelestarian warisan dokumenter di Indonesia," katanya.

Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas nilai penting ketiga warisan dokumenter dalam merekam perjalanan sejarah, tradisi intelektual, serta hubungan sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara.

Mego juga mengapresiasi seluruh nominator dan sekretariat MoW Indonesia yang sudah berhasil memperjuangkan warisan dokumenter Indonesia dalam register UNESCO MoWCAP.

Warisan dokumenter pertama yang ditetapkan adalah Bo’ Sangaji Kai, naskah yang merepresentasikan sumber primer penting mengenai sejarah Kesultanan Bima, hubungan diplomatik dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara, serta catatan autentik letusan Gunung Tambora pada 1815.

Naskah ini menyimpan informasi berharga mengenai tradisi pemerintahan Kesultanan Bima, termasuk keberadaan Sultanah dan perlindungan hukum bagi perempuan.

Warisan dokumenter kedua adalah Kidung Bhuwana Wināśa, yang menghadirkan perspektif lokal mengenai sejarah politik, diplomasi, dan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda yang melibatkan Kerajaan Bali dan Lombok.

Sebagai satu-satunya kidung tradisional Bali yang diketahui mendokumentasikan peristiwa tersebut, naskah ini memiliki nilai penting dari sisi sastra dan sejarah, yang merepresentasikan tradisi intelektual, spiritual dan kepenulisan masyarakat Bali yang terus hidup hingga kini melalui praktik pelantunan pada Hari Raya Saraswati.

Warisan dokumenter ketiga berasal dari Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, yakni arsip "Jejaring Sastra Asia Tenggara" dalam koleksi sastra modern, yang merekam perkembangan kesusastraan modern, serta hubungan intelektual dan kultural antarsastrawan di kawasan Asia Tenggara.

Capaian ini diharapkan mendorong semakin luasnya pengenalan terhadap khazanah dokumenter Indonesia serta meningkatkan kesadaran bahwa arsip dan naskah bersejarah merupakan sumber pengetahuan yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Sidang MoWCAP ke-11 yang berlangsung di Jakarta menjadi forum bagi negara-negara anggota untuk membahas nominasi warisan dokumenter, laporan perkembangan program Memory of the World, serta menetapkan koleksi yang memenuhi kriteria untuk masuk dalam register regional Asia-Pasifik.

Dalam sidang tersebut, sebanyak 21 warisan dokumenter dari 10 negara di kawasan Asia dan Pasifik berhasil diregistrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.