Marseille Ancam Laju Sempurna Leverkusen

Kamis, 05 Nov 2026, 06:18 WIB

LEVERKUSEN - Bayer Leverkusen menghadapi ujian berat untuk mempertahankan laju sempurna di Liga Eropa saat menjamu Olympique Marseille di BayArena, Jumat (6/11) dini hari WIB. Meski masih berada di posisi kedua klasemen fase liga, performa tim berjuluk Die Werkself mulai menunjukkan inkonsistensi. Kondisi itu membuka peluang bagi Marseille untuk mencuri poin di Jerman.

Leverkusen mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Mereka mencetak delapan gol dan belum sekalipun kebobolan. Kemenangan 2-0 atas OFI Crete pada tanggal 22 Oktober menjadi hasil terakhir di kompetisi Eropa tersebut sekaligus memperpanjang catatan positif mereka.

Ket. Foto: Para pemain Marseille melakukan pemanasan menjelang pertandingan sepak bola Ligue 1 Prancis antara Olympique de Marseille (OM) dan Toulouse FC di Stade Velodrome, Marseille, Prancis selatan, pada 1 November 2026. — Sumber: Thibaud MORITZ / AFP

Namun, situasi di Bundesliga justru berbeda. Dalam tiga pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, tim asuhan Carles Martinez menelan dua kekalahan. Satu-satunya kemenangan diraih saat mengalahkan Nurnberg 5-2 di DFB-Pokal, 28 Oktober.

Kekalahan 2-4 dari Stuttgart, Sabtu lalu, menjadi pukulan terbaru. Hasil tersebut membuat Leverkusen tertahan di peringkat keenam Bundesliga dengan 13 poin dari delapan pertandingan. Kekalahan itu juga mengakhiri rekor sempurna mereka di kandang setelah sebelumnya memenangi lima laga beruntun di BayArena musim ini. Dari enam pertandingan di stadion tersebut, mereka sudah kebobolan tujuh gol.

Marseille datang dengan modal kebangkitan di kompetisi domestik. Sempat mengalami awal musim yang buruk, tim asuhan Bruno Genesio kini memenangi empat pertandingan terakhir Ligue 1. Mereka menempati posisi keenam dengan 15 poin dari sembilan laga, hanya terpaut tiga angka dari Lille di peringkat kedua dan lima poin dari Paris Saint-Germain di puncak klasemen.

Tekanan terhadap Genesio sempat meningkat setelah Marseille mengawali musim dengan lima kekalahan dan hanya satu kemenangan. Namun, dalam enam pertandingan terakhir, mereka mampu meraih empat kemenangan dan mencetak 13 gol. Meski demikian, lini pertahanan masih menyisakan persoalan setelah kebobolan tujuh kali dalam periode tersebut.

Kelemahan Marseille terlihat ketika bermain di luar kandang. Mereka kalah dalam tujuh dari 10 pertandingan tandang terakhir, termasuk empat kekalahan dari enam lawatan musim ini. Catatan tersebut menjadi tantangan besar ketika menghadapi Leverkusen di BayArena.

Dari sisi pemain, Leverkusen menghadapi krisis di lini depan. Eliesse Ben Seghir, Martin Terrier, Christian Kofane, dan Moussa Diaby dipastikan absen akibat cedera. Lucas Vazquez, Ibrahim Maza, dan Afonso Moreira kemungkinan akan mendukung Patrik Schick sebagai ujung tombak. Sementara itu, Jarell Quansah berpeluang mengisi posisi bek kanan karena Guela Doue masih menjalani pemulihan. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.