Bob Dylan Kunjungi Paus Leo XIV di Vatikan Sebelum Gelar Konser di Italia
Kamis, 05 Nov 2026, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP/Vatican Media
VATICAN CITY - Paus Leo XIV menerima Bob Dylan di Vatikan dalam sebuah audiensi pada hari Rabu (4/11). Legenda musik folk AS itu mengenakan sweter bertudung hitam.
Penyanyi-penulis lagu berusia 85 tahun yang bernama asli Robert Allen Zimmerman itu saat ini sedang berada di Italia untuk tur.
Kunjungan itu terjadi menjelang penampilan Dylan yang dijadwalkan pada hari Kamis (5/11) di Palazzo dello Sport, salah satu dari beberapa pemberhentiannya di Italia dalam tur Rough and Rowdy Ways-nya.
Sebuah laporan di situs web resmi Vatican News mengatakan, pertemuan itu "singkat, terdiri dari salam dan beberapa percakapan ringan".
Paus memberikan rosario kepada Dylan dan penyanyi itu menghadiahkan otobiografinya kepada pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia, demikian laporan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Leo, paus AS pertama, mengutip lirik Bob Dylan dalam kata pengantar sebuah buku tentang perlucutan senjata yang diterbitkan awal tahun ini, menurut Vatican News.
Leo mengutip lagu anti-nuklir Dylan yang belum dirilis, "Go Away You Bomb", dalam kata pengantar sebuah buku berjudul Disarmed and Disarming: Peace Is a Gift.
"Aku membencimu karena kau buatan manusia, dimiliki manusia, dan diperlakukan manusia," demikianlah kutipan kalimat dalam buku yang memperingatkan dunia agar tidak melakukan persenjataan kembali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lagu itu ditulis pada tahun 1963 di tengah Perang Dingin, tetapi tidak pernah direkam. Lirik yang diketik tersebut tidak dipublikasikan hingga tahun 2013 ketika ditemukan dan dilelang, menurut New York Times.
Paus Leo (71) telah mengambil posisi sangat anti-perang dan berselisih dengan Presiden AS Donald Trump setelah kritiknya terhadap perang di Timur Tengah.
Leo bukanlah paus pertama yang ditemui Dylan.
Dylan bernyanyi dalam acara doa bersama untuk kaum muda di Bologna pada tahun 1997 yang diselenggarakan oleh Paus Yohanes Paulus II.
Dylan, yang merilis album pertamanya pada tahun 1963, dianugerahi Hadiah Nobel untuk bidang sastra pada tahun 2016.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!