Ada Kerja Sama Strategis Jabar dan Australia, Begini Dampaknya bagi Layanan Kesehatan Daerah
Kamis, 05 Nov 2026, 01:49 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto/HO Pemprov Jabar
BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jabar dan pemerintah Australia berkolaborasi dalam memperkuat sistem kesehatan daerah melalui program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT).
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkan, program strategis ini diharapkan tidak sekadar menambah kegiatan, melainkan mampu memberikan nilai tambah nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan kesehatan masyarakat di tanah Pasundan.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Australia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), kementerian terkait, Tim KITA SEHAT, serta para mitra pembangunan yang telah berkomitmen mendukung transformasi kesehatan, khususnya di Jawa Barat," kata Erwan di Bandung, Rabu.
Menurut dia, KITA SEHAT merupakan peluang strategis untuk memperkuat sistem kesehatan daerah melalui kolaborasi terarah, peningkatan kapasitas pemerintah, serta pengembangan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Mengingat kompleksitas wilayah dan jumlah penduduk yang besar, pendekatan pembangunan kesehatan di Jabar harus berjalan secara terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Erwan menilai tantangan kesehatan yang kompleks tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja.
Karenanya, penguatan pelayanan kesehatan primer, peningkatan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi, hingga pengendalian risiko penyakit sangat membutuhkan keterpaduan kebijakan dan kerja sama yang erat dari berbagai pihak.
Lebih lanjut, Erwan juga menyambut baik penerapan pendekatan "One Health" dalam program KITA SEHAT.
Pendekatan ini, dinilai sangat krusial karena mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam memperkuat ketahanan kesehatan daerah.
Melalui sinergi tersebut, Erwan berharap koordinasi antarsektor semakin kuat, kesiapsiagaan menghadapi ancaman kesehatan meningkat, serta akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Ia juga menekankan agar pelaksanaan program ini selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
"Kemitraan harus memberikan nilai tambah yang nyata, bukan sekadar menambah kegiatan, tetapi memperkuat sistem dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan," ucap Erwan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!