Keren, Kembali ke Almamater - Ning Lia Ajak Pelajar SMAN 16 Surabaya Tak Apatis Politik
Rabu, 04 Nov 2026, 16:36 WIBSURABAYA â Kepedulian terhadap politik perlu ditumbuhkan sejak bangku sekolah. Generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam perjalanan demokrasi, tetapi juga harus memahami bagaimana kebijakan publik dibuat dan siapa yang bertanggung jawab memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat mengunjungi almamaternya, SMAN 16 Surabaya, dalam kegiatan DPD RI Go to School 2026, Rabu (4/11).
Dalam kesempatan itu, perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut mengingatkan para siswa agar tidak memiliki pandangan negatif terhadap politik. Menurutnya, generasi muda justru perlu membekali diri dengan pengetahuan politik agar mampu mengambil bagian dalam menentukan masa depan bangsa.
"Generasi muda harus melek politik, memiliki optimisme terhadap politik, dan jangan sampai apatis. Mereka perlu memahami bahwa dirinya merupakan bagian penting dalam keberlanjutan demokrasi," ujar Lia.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 DPD RI tersebut menghadirkan kesempatan bagi pelajar untuk berdialog langsung dengan wakil daerah di tingkat nasional.
Lia hadir bersama Kepala SMAN 16 Surabaya Sunawan Hadi Santoso dan Kepala Kantor Perwakilan DPD RI Jawa Timur M Hidayat. Mereka memberikan pemahaman mengenai kedudukan, fungsi, serta kewenangan DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Lia menilai pendidikan politik tidak boleh berhenti pada pengenalan nama lembaga negara. Pelajar juga perlu memahami perbedaan tugas antara DPR dan DPD, termasuk bagaimana kedua lembaga tersebut menjalankan fungsi perwakilan rakyat dan daerah.
Ia juga mendorong siswa untuk membangun kebiasaan berpikir kritis dalam menyikapi persoalan masyarakat maupun kebijakan pemerintah.
"Anak-anak harus mampu berpikir kritis terhadap persoalan maupun kebijakan yang ada, sehingga bisa ikut menguatkan kemaslahatan bangsa dan negara," tambahnya.
Kunjungan tersebut terasa istimewa bagi Lia karena SMAN 16 Surabaya merupakan tempat dirinya pernah menempuh pendidikan. Ia mengaku memiliki kenangan dan pengalaman berharga yang ikut membentuk perjalanan hidupnya hingga akhirnya terjun ke dunia politik.
Kembali ke sekolah yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya membuat Lia merasa bangga. Ia menyebut lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter, semangat berkarya, serta kemampuan kepemimpinan seseorang.
"Saya bangga sebagai alumni SMA 16 Surabaya. Di sekolah ini saya mendapatkan proses penting dalam kehidupan, terutama semangat untuk berkarya, terus belajar, mengasah kemampuan, dan membangun keterampilan kepemimpinan," tuturnya.
Lia berharap para siswa dapat memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik yang terus menjaga kualitas pendidikan.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan DPD RI Jawa Timur M Hidayat menjelaskan, program DPD RI Go to School dirancang untuk memperkenalkan lembaga perwakilan daerah secara lebih dekat kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Menurut Hidayat, kegiatan tersebut penting karena siswa SMA 16 Surabaya akan menjadi bagian dari kelompok pemilih pemula pada Pemilu 2029.
"Anak-anak SMA 16 ini nantinya menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029. Karena itu, mereka perlu memiliki pemahaman politik, khususnya mengenai DPD RI dan anggota DPD yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur," jelas Hidayat.
Ia berharap pengenalan lembaga negara sejak dini dapat memperluas wawasan politik generasi muda. Dengan demikian, partisipasi mereka dalam pemilu mendatang tidak sekadar memenuhi hak pilih, tetapi juga didasari pemahaman terhadap sistem demokrasi.
Kepala SMAN 16 Surabaya Sunawan Hadi Santoso menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran anggota DPD RI memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena siswa bisa mendapatkan penjelasan langsung mengenai lembaga negara.
Sunawan mengakui, pemahaman pelajar selama ini mengenai lembaga legislatif cenderung lebih banyak tertuju pada DPR. Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh kesempatan mengenal lebih jauh keberadaan DPD RI beserta kewenangannya.
"Kami merasa bangga sekaligus terpacu dengan kehadiran DPD RI. Anak-anak bisa lebih memahami apa itu DPD dan bagaimana kedudukannya. Apalagi Ning Lia merupakan alumni SMAN 16 Surabaya, sehingga kehadirannya juga menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa," ungkapnya.
Antusiasme juga terlihat dari kalangan siswa. Ketua OSIS SMAN 16 Surabaya, Nailah Ismaulia Putri, siswi kelas XI-10, menilai kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang sebelumnya belum banyak diperoleh pelajar.
Menurut Nailah, kesempatan berdialog dengan anggota DPD RI membuat siswa lebih memahami struktur kelembagaan, tugas, dan kewenangan lembaga perwakilan daerah tersebut.
"Acara ini bisa membuka wawasan teman-teman yang hadir, terutama bagi yang belum mengenal seperti apa struktur DPD RI, termasuk tugas dan wewenangnya. Dengan adanya kegiatan ini, kami jadi lebih memahami DPD RI," kata Nailah.
Ia juga mengapresiasi sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat serta aspirasi. Baginya, ruang dialog semacam itu penting agar pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berani menyuarakan pandangan terhadap persoalan publik.
Nailah berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Insyaallah, kalau kita mengambil hal-hal baik dari acara ini, kegiatan tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua," ujarnya.
Melalui program DPD RI Go to School, pendidikan politik diharapkan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mereka tidak hanya dipersiapkan menjadi pemilih pada Pemilu 2029, tetapi juga menjadi generasi yang mampu memahami demokrasi, menyampaikan aspirasi, dan bersikap kritis terhadap kebijakan publik.
- Ning Lia Istifhama
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.