Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNESCO Ungkap Fakta Mengejutkan! Jumlah Jurnalis Gugur Melonjak 20 Persen

3 Selasa, 03 Nov 2026, 00:16 WIB | Oleh:
UNESCO Ungkap Fakta Mengejutkan! Jumlah Jurnalis Gugur Melonjak 20 Persen UNESCO Ungkap Fakta Mengejutkan! Jumlah Jurnalis Gugur Melonjak 20 Persen Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Warga memeriksa tenda jurnalis yang hancur setelah menjadi target pemboman Israel di depan Rumah Sakit Al-Shifa, di barat Kota Gaza, Palestina (11/8/2025).

MOSKOW - Jumlah jurnalis yang gugur di seluruh dunia meningkat 20 persen pada periode 2024-2025 menjadi 189 orang dan mayoritas gugur dalam konflik bersenjata, termasuk akibat serangan pesawat nirawak (drone), menurut laporan terbaru UNESCO, Senin.

"Dari 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2025, UNESCO mencatat 189 jurnalis, pekerja media, dan pembuat konten media sosial yang terlibat dalam kegiatan jurnalistik di seluruh dunia gugur, naik 20 persen dibanding periode sebelumnya," demikian laporan tersebut.

Disebutkan bahwa kematian jurnalis pada 2025 merupakan yang tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Sebagian besar kematian itu terjadi dalam konteks konflik bersenjata, termasuk yang melibatkan serangan drone.

Menurut UNESCO, jumlah kematian tertinggi terjadi di negara-negara Arab serta di berbagai negara di Amerika Latin dan Karibia, dengan masing-masing 97 dan 37 kematian.

Kematian jurnalis terbanyak dilaporkan di Palestina, dengan sedikitnya 62 pekerja media kehilangan nyawa.

Selama periode itu, 12 jurnalis juga tewas di Ukraina dan dua lainnya di Federasi Rusia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan banyak jurnalis Rusia yang dibunuh milisi rezim Kiev kembali namanya tidak dicantumkan dalam laporan terbaru Direktur Jenderal UNESCO tentang keselamatan jurnalis.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa jumlah jurnalis yang gugur di zona konflik di seluruh dunia meningkat 24 persen selama dua tahun terakhir, yang sebagian besar kematian akibat serangan drone.

"Selama periode dua tahun 2024–2025, UNESCO mencatat 127 kasus pembunuhan jurnalis di negara-negara yang menghadapi konflik bersenjata, menyumbang 67 persen dari total kematian," tulis laporan tersebut.

Lebih lanjut, data yang tersedia menunjukkan 40 persen dari kematian ini diakibatkan oleh penggunaan drone.

Menurut UNESCO, sedikitnya 50 jurnalis gugur di enam negara akibat serangan drone sepanjang tahun 2024–2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Indonesia Perluas Kerja Sam...
Ekonomi
Bappenas Dorong Transformas...

Jangan Lunglai Usai Juara Hylo Open

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jangan Lunglai Usai Juara H...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.