Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penertiban 57 PKL di Jalan Kaligawe Semarang untuk Mengantisipasi Banjir

3 Selasa, 03 Nov 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penertiban 57 PKL di Jalan Kaligawe Semarang untuk Mengantisipasi Banjir Penertiban 57 PKL di Jalan Kaligawe Semarang untuk Mengantisipasi Banjir Doc: Antara
Ket. Penertiban 57 lapak pedagang kaki lima (PKL) di atas saluran air Jalan Kaligawe Semarang, Selasa (3/11/2026).

Semarang - Pemerintah Kota Semarang menertibkan setidaknya 57 pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan eks Terminal Terboyo hingga sepanjang saluran air di Jalan Kaligawe untuk mengantisipasi banjir.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jateng, Selasa, mendukung rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan normalisasi saluran air di kawasan Kaligawe

Menurut dia, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pengendali banjir dan mengantisipasi luapan air saat musim penghujan.

Ia menyambut baik rencana normalisasi saluran sepanjang kurang lebih empat kilometer dari kawasan Terboyo hingga batas Kota Semarang dengan Kabupaten Demak.

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan tersebut, kata dia, Pemkot Semarang juga menyiapkan area saluran, termasuk melalui penanganan puluhan PKL di Kaligawe.

Ia menilai penguatan infrastruktur saluran menjadi bagian penting dalam penanganan banjir di kawasan Kaligawe.

Kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

"Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama. Kami mendukung rencana Kementerian PU melakukan normalisasi saluran Kaligawe. Upaya ini penting untuk memperbaiki fungsi saluran dan mengurangi potensi luapan air saat musim penghujan," katanya.

Agustina berharap pembangunan dan penguatan infrastruktur saluran air di Kaligawe dapat membantu mengurangi risiko genangan, serta mendukung aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang Kusnandir menjelaskan bahwa penanganan PKL dilakukan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, kata dia, jajaran terkait telah menyosialisasikan rencana tersebut kepada para pedagang, dan penyiapan area tersebut ditargetkan tuntas pekan ini sebelum proyek normalisasi dimulai.

Kementerian PU berencana memulai pekerjaan fisik tersebut pada pekan depan dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2026.

Lingkup pekerjaan, meliputi pengerukan sedimen lumpur, pembersihan sampah, serta penguatan pondasi di sisi kiri dan kanan saluran yang diharapkan dapat berfungsi lebih baik dalam mengalirkan air, terutama saat curah hujan meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Polandia Memanas, Tuduhan K...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.