Pemkot Bogor Jadikan Olah Raga Bela Diri untuk Cegah Kenakalan dan Tawuran Remaja

Selasa, 03 Nov 2026, 05:47 WIB

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mendorong olahraga bela diri menjadi wadah pembinaan generasi muda guna mencegah kenakalan remaja, termasuk tawuran pelajar dan aktivitas geng motor.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Kota Bogor, Senin, mengatakan kompetisi bela diri B2 Unleashed yang diikuti 250 petarung menjadi salah satu kegiatan positif untuk menyalurkan bakat dan kemampuan generasi muda.

Ket. Foto: Olah raga beladiri untuk wadah generasi muda di Kota Bogor. — Sumber: antara foto

"Dengan mempertemukan para pelajar, para fighter dalam satu ring ini diharapkan membuat nilai persahabatan, kesatuan-persatuan," kata Jenal.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi yang diinisiasi AIRA Pro bersama NAKO Arena di kawasan Kuntum Tajur, Kota Bogor, karena mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menurut dia, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 250 orang atau meningkat 150 persen dibandingkan target awal sebanyak 100 petarung.

"Ini di luar dugaan ya, dari target hanya 100 fighter, ternyata ada 250 yang mendaftar. Ini antusiasme dari warga, pelajar, dan fighter, baik amatir maupun profesional," ujarnya.

Jenal menyebutkan peserta kompetisi tersebut tidak hanya berasal dari Bogor dan wilayah Jabodetabek, tetapi juga Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, hingga Timor Leste.

Ia menilai kompetisi olahraga bela diri dapat membangun karakter generasi muda melalui nilai kedisiplinan, persahabatan, dan sportivitas sehingga menjadi alternatif kegiatan positif bagi pelajar.

Jenal mengaku menyaksikan langsung para petarung menunjukkan sikap saling menghormati setelah pertandingan, terlepas dari hasil yang diperoleh.

"Saya melihat langsung bahwa begitu sportivitas yang kalah dan yang menang langsung berpelukan, ini luar biasa," katanya.

Pemerintah Kota Bogor, lanjut dia, mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa secara rutin, termasuk pengembangan kompetisi pada cabang olahraga lainnya.

Jenal juga mengapresiasi keberadaan NAKO Arena sebagai salah satu fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus terikat sistem keanggotaan.

Sementara itu, perwakilan AIRA Pro Toto Sugiarto mengatakan kehadiran peserta dari berbagai daerah dalam kompetisi B2 Unleashed berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi Kota Bogor.

Ia menegaskan penyelenggaraan kompetisi tersebut mengedepankan nilai sportivitas dan sikap saling menghormati antarpeserta.

"Nilai yang kami tunjukkan dalam B2 Unleashed ini adalah sportivitas yang beretika. Respect penuh kepada seluruh fighter," kata Toto.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.