Pascalongsor dan Gogosan, Operasional KA di Daop Jember Kembali Normal
Selasa, 03 Nov 2026, 12:42 WIBJEMBER â Perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember kembali normal pada Selasa (3/11)Â pascalongsor di petak jalan KalibaruâMrawan di Banyuwangi dan gogosan tanah di petak jalan SempolanâLedokombo di Kabupaten Jember.
"Saat ini, seluruh lokasi yang sebelumnya mengalami gangguan telah dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal sesuai ketentuan perjalanan," kata Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, di Jember, Selasa (03/11).
Menurut dia, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember juga telah kembali berjalan lancar, dengan seluruh KA berangkat tepat waktu.
Sejumlah perjalanan kereta api yang sebelumnya sempat mengalami penahanan maupun pengaturan pola operasi melalui overstappen, seperti KA Tawangalun relasi KetapangâMalang Kota Lama dan KA Sritanjung relasi KetapangâLempuyangan, serta pembatalan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang pada Senin (2/11), kini telah kembali beroperasi normal dan berangkat tepat waktu.
Untuk lokasi gogosan tanah di KM 10+0/10 petak jalan SempolanâLedokombo, KAI telah menyelesaikan penanganan awal sehingga jalur dapat dilalui dengan kecepatan normal.
"Kemudian pekerjaan penguatan dan pemantauan kondisi prasarana tetap dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kestabilan badan jalan dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api," katanya.
Sementara itu, penanganan longsoran pada KM 32+2/3 petak jalan KalibaruâMrawan dilakukan melalui penguatan tebing menggunakan rel pancang dan bronjong. Setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan kondisi jalur, lokasi tersebut kini juga telah dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal.
Cahyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja melakukan penanganan gangguan serta kepada para penumpang atas kesabaran dan pengertiannya selama proses penanganan berlangsung.
âAlhamdulillah, seluruh lokasi yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal," katanya.
Ia mengatakan operasional perjalanan KA di wilayah Daop 9 Jember juga telah kembali normal dan seluruh KA berangkat tepat waktu, sehingga pihaknya mengapresiasi kerja keras seluruh petugas di lapangan.
"Meski operasional telah kembali normal, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemeriksaan berkala terhadap kondisi jalur, pemantauan kestabilan tanah dan tebing, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik," katanya.
Selain itu, pemeriksaan dan patroli prasarana juga terus dilakukan, khususnya pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus, sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi potensi gangguan sedini mungkin.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal atau beraktivitas di sekitar jalur kereta api, agar ikut menjaga lingkungan prasarana perkeretaapian dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi pergerakan tanah, longsoran, maupun gangguan saluran air di sekitar jalur KA," ujarnya.
Cahyo menjelaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama, sehingga pemantauan dan perawatan prasarana akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
- PT KAI Daop 9 Jember
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.