Alexandra Eala Cerita Kedekatan dengan Nadal: Masih Gugup di Dekat Sang Legenda
Selasa, 03 Nov 2026, 06:00 WIBHONG KONG â Alexandra Eala masih mengingat jelas momen ketika menyadari betapa besar popularitas yang diraihnya. Petenis putri Filipina itu mengaku sempat terkejut melihat antusiasme luar biasa para pendukungnya, terutama ketika tampil di turnamen Grand Slam untuk pertama kalinya.
"Itu benar-benar mengejutkan," kata Alexandra ketika diwawancarai di sela-sela Hong Kong Open pekan ini.
Peristiwa tersebut terjadi pada Januari tahun ini, ketika Alexandra tampil di babak utama Australian Open untuk pertama kalinya. Saat itu, cuaca Melbourne sedang panas dan cerah. Namun, perhatian Alexandra justru tertuju pada ribuan pendukung asal Filipina yang rela mengantre panjang demi menyaksikan penampilannya.
Pertandingan babak pertama melawan petenis Amerika Serikat, Alycia Parks, bahkan berlangsung di lapangan berkapasitas terbatas yang dipenuhi penonton hingga sesak.
Alexandra memang akhirnya kalah. Namun, setelah pertandingan, dia masih meluangkan waktu untuk menyapa para pendukungnya. Situasi kemudian menjadi semakin luar biasa ketika dirinya harus dikawal keluar arena oleh petugas keamanan dengan pengawalan yang biasanya diberikan kepada kepala negara.
"Pengalaman itu sulit dilupakan," ujar petenis berusia 21 tahun tersebut ketika kembali mengenang kejadian itu.
"Ya, itu benar-benar mengejutkan. Saya memang pernah merasakan dukungan penonton sebelumnya, tetapi saya pikir itu merupakan pengalaman pertama dengan skala sebesar itu."
"Menurut saya, momen seperti itu terasa jauh lebih kuat ketika datang secara tidak terduga," tambahnya.
Di Filipina, Alexandra sudah lebih dahulu menjelma menjadi idola baru. Kehadirannya memiliki arti penting karena negara tersebut belum pernah memiliki petenis putri yang mampu menembus jajaran elite tenis dunia.
Popularitasnya semakin melejit setelah mencapai babak 16 besar Wimbledon pada Juli lalu. Pencapaian tersebut menjadi hasil terbaiknya di turnamen Grand Slam.
Salah satu foto aksinya saat menjatuhkan tubuh untuk menjangkau bola bahkan viral di media sosial dan semakin mengangkat namanya.
Puncak perjalanan bersejarah Alexandra terjadi ketika tampil di Washington. Dia berhasil mengalahkan juara empat gelar Grand Slam, Naomi Osaka, pada semifinal sebelum menundukkan unggulan pertama Jessica Pegula untuk merebut gelar juara.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Alexandra menjadi petenis pertama dari Filipina yang menjuarai turnamen tunggal WTA.
Kini, Alexandra telah mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni posisi ke-17 dunia. Di mana pun dia bertanding, kehadiran para pendukung Filipina dalam jumlah besar seolah menjadi pemandangan yang tidak terpisahkan.
Salah satu hal yang membuat Alexandra semakin dicintai para penggemarnya adalah kesediaannya untuk berinteraksi langsung dengan mereka. Bahkan setelah mengalami kekalahan, dia tetap berusaha meluangkan waktu untuk menyapa dan mengapresiasi dukungan yang diberikan.
"Saya berusaha memberikan sesuatu kembali kepada mereka. Itu merupakan salah satu hal yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan bahwa dukungan mereka sangat saya hargai," katanya.
Popularitas Alexandra juga membawanya mendapatkan kesempatan istimewa berbagi lapangan dengan sejumlah legenda tenis dunia.
Salah satunya adalah Venus Williams, pemilik tujuh gelar Grand Slam tunggal yang kini berusia 46 tahun. Keduanya pernah tampil bersama di nomor ganda, dan Venus juga berkompetisi di Hong Kong pekan ini.
Bagi Alexandra, kesempatan berada dekat dengan sosok sekaliber Venus menjadi pengalaman berharga untuk mempelajari berbagai aspek permainan dan profesionalisme.
"Ketika Anda bisa bekerja begitu dekat atau berada di sekitar seseorang dengan reputasi sebesar Venus, ada banyak hal yang bisa diperhatikan. Saya berusaha mengamati sebanyak mungkin," ujar Alexandra.
"Agresivitas yang dia tunjukkan di lapangan sungguh luar biasa. Etos kerjanya juga mengagumkan. Menurut saya, etos kerja seperti itu merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dicapai," tambahnya.
Selain Venus, Alexandra juga memiliki kesempatan belajar dari salah satu legenda terbesar tenis dunia, Rafael Nadal.
Alexandra merupakan lulusan akademi tenis milik Nadal di Mallorca, Spanyol. Hubungan tersebut membuatnya bisa mendapatkan pengalaman dan wawasan langsung dari mantan petenis nomor satu dunia yang mengoleksi 22 gelar Grand Slam tersebut.
Pada September lalu, majalah Time memasukkan Alexandra dalam daftar bintang muda paling berpengaruh di dunia. Dalam kesempatan itu, Nadal turut memberikan penghormatan kepada mantan anak didiknya tersebut.
Nadal mengenang Alexandra sebagai petenis pertama yang berbagi lapangan dengannya setelah memutuskan pensiun dua tahun sebelumnya.
Legenda tenis Spanyol itu menggambarkan Alexandra sebagai sosok yang luar biasa, hangat, mudah didekati, dan rendah hati.
"Tidak mudah menghadapi kenyataan ketika menjadi fenomena besar pada usia yang masih sangat muda," tulis Nadal.
Alexandra mengungkapkan bahwa Nadal masih menjalin komunikasi dengan pelatihnya hingga sekarang. Keduanya juga sesekali bertukar pesan.
"Sesekali, ya, kami masih berkomunikasi. Dia akan mengucapkan selamat kepada saya atau saya mengirimkan pesan kepadanya, misalnya ketika memperingati ulang tahun ke-10 akademi," tutur Alexandra.
Ketika ditanya apakah dirinya bisa menghubungi Nadal secara langsung kapan saja, Alexandra memberikan jawaban yang cukup menarik.
"Saya yakin bisa. Dia memang sangat terbuka seperti itu. Dia benar-benar rendah hati dan sederhana," katanya.
Namun, kedekatan tersebut ternyata tidak sepenuhnya menghilangkan rasa gugup Alexandra ketika berhadapan dengan idolanya.
"Meski begitu, bukan berarti saya tidak merasa gugup ketika berada di dekatnya," ujar Alexandra.
Di tengah popularitas yang terus meningkat, Alexandra kini berusaha menjaga keseimbangan antara tuntutan sebagai petenis profesional dan besarnya perhatian publik.
Perjalanannya masih panjang. Namun, keberhasilan mencatat sejarah bagi Filipina, menembus 20 besar dunia, serta mendapatkan kesempatan belajar dari legenda seperti Venus Williams dan Rafael Nadal telah menjadi bagian penting dari perkembangan kariernya.
- Rafael Nadal
- WTA
- Alexandra Eala
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Geger OTT KPK di BNPB! 14 Orang Ditangkap, Termasuk Sestama Rustian
-
Kuota BBM NTT Bakal Dievaluasi, Ini Permintaan Gubernur kepada Pertamina untuk Cegah Antrean di SPBU
-
Bus Wisata di Jepang Hadirkan Pengalaman Makan Sushi Sambil Menikmati Kota Tokyo
-
Optimalkan Pemulihan Aset, LPS Terima Hasil Sitaan Sebesar Rp2,7 Miliar Lebih dari Kejari Indramayu
-
Kustomfest Jadi Ajang "Builder" Indonesia Unjuk Gigi Kemampuan Tembus Pasar Jepang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.