Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Agar Mudah Dapatkan Bahan Bakar, Sebanyak 326 Petani Situbondo Ajukan Rekomendasi Barcode BBM Subsidi

3 Selasa, 03 Nov 2026, 12:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Agar Mudah Dapatkan Bahan Bakar, Sebanyak 326 Petani Situbondo Ajukan Rekomendasi Barcode BBM Subsidi Agar Mudah Dapatkan Bahan Bakar, Sebanyak 326 Petani Situbondo Ajukan Rekomendasi Barcode BBM Subsidi Doc: ANTARA
Ket. Mesin pompa air bantuan Kementerian Pertanian untuk petani di Situbondo, Jawa Timur.

SITUBONDO – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 326 petani mengajukan pembuatan kode batang atau barcode untuk memperoleh bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi pada bulan Oktober 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo, Quratul Aini, di Situbondo, Selasa (03/11), menyampaikan layanan tersebut guna mempermudah petani mendapatkan akses bahan bakar subsidi pemerintah untuk keperluan pengairan dan operasional alat mesin pertanian atau alsintan.

"Penerbitan rekomendasi barcode BBM solar subsidi ini dibedakan berdasarkan peruntukan maupun penggunaannya, seperti mesin pompa air (non-jasa) dan alat mesin pertanian (traktor dan penggilingan padi)," ujarnya.

Quratul Aini menjelaskan, bagi petani yang akan mengajukan barcode BBM subsidi untuk mesin pompa air cukup melampirkan surat keterangan dari desa, KTP, foto mesin pompa air di lokasi bersama pemiliknya.

Sedangkan untuk alat mesin pertanian yang menggunakan jasa (traktor dan penggilingan padi), lanjutnya, selain persyaratan di atas, pemohon barcode BBM subsidi juga melampirkan izin usaha jasa alsintan yang dikeluarkan dari dinas perizinan setempat.

"Dari beberapa persyaratan untuk mengajukan permohonan barcode BBM subsidi tersebut, yang paling wajib lainnya adalah pemohon wajib terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDK)," kata Quratul Aini.

Ia menambahkan, petani bisa mengajukan rekomendasi barcode BBM subsidi untuk pompa air maupun alsintan melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP) terdekat atau di Mal Pelayanan Publik (MPP).

"Untuk besaran kuota BBM bersubsidi yang diterima petani berdasarkan spesifikasi atau daya mesin yang didaftarkan. Semakin besar spesifikasi mesin, makin besar pula kuota BBM subsidi yang diperoleh," kata Quratul Aini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
I League Cup, Hadapi PSMS M...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.