Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

230 Becak Listrik Bantuan Presiden Disebar ke Pasar dan Destinasi Wisata Gunungkidul

3 Selasa, 03 Nov 2026, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
230 Becak Listrik Bantuan Presiden Disebar ke Pasar dan Destinasi Wisata Gunungkidul 230 Becak Listrik Bantuan Presiden Disebar ke Pasar dan Destinasi Wisata Gunungkidul Doc: Dok. Antara

GUNUNGKIDUL – Sebanyak 230 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto akan beroperasi di sejumlah pasar dan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebanyak 68 unit dialokasikan untuk kawasan Pasar Argosari dan sekitarnya, sedangkan 162 unit lainnya disebar ke delapan lokasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul Setiyo Hartato mengatakan seluruh becak listrik telah diterima dan sementara ditempatkan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul di Wonosari sebelum diserahkan kepada kelompok penerima.

"Iya sudah diterima 230 becak listrik bantuan Presiden. Kami memfasilitasi penampungan becak sebelum diserahkan ke komunitas," katanya di Gunungkidul, Senin.

Menurut Setiyo, pengiriman becak listrik ke Gunungkidul berlangsung secara bertahap sejak Sabtu (31/10). Kendaraan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar maupun sektor pariwisata.

"Dari total 230 unit yang ada, sebanyak 68 unit diperuntukkan bagi kawasan Pasar Argosari dan sekitarnya," ujarnya.

Adapun 162 unit lainnya akan disalurkan ke delapan titik berdasarkan pendataan atau usulan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.

Untuk kawasan pantai, sebanyak 20 unit dialokasikan ke Baron, sedangkan Krakal dan Sepanjang masing-masing memperoleh 25 unit.

"Kawasan wisata Baron mendapat 20 unit, Krakal 25 unit, dan Sepanjang 25 unit," katanya.

Bantuan juga diberikan kepada sejumlah desa wisata dan kelompok masyarakat. Desa Wisata Logandeng memperoleh 20 unit, Bejiharjo 25 unit, kelompok Jiwa Satriya di Gedangrejo 27 unit, Desa Wisata Pampang 10 unit, serta Desa Wisata Putat 10 unit.

"Desa Wisata Logandeng 20 unit, Bejiharjo 25 unit, kelompok Jiwa Satriya di Gedangrejo 27 unit, Desa Wisata Pampang 10 unit, serta Desa Wisata Putat 10 unit," ujarnya.

Sebelum kendaraan diserahkan, sembilan kelompok penerima akan mendapatkan pelatihan mengenai pengoperasian becak listrik. Pembekalan juga mencakup penanganan masalah teknis atau mekanis yang mungkin muncul saat kendaraan digunakan.

"Sebelum diserahkan besok akan diberikan pelatihan, termasuk mekanikal jika ada kendala kepada sembilan kelompok penerima," kata Setiyo.

Setiyo mengatakan becak listrik tersebut relatif mudah dioperasikan. Setelah mencobanya, ia menyebut kendaraan dapat dijalankan dengan menarik tuas gas seperti kendaraan listrik pada umumnya.

"Becak bisa di-charge di rumah meski dayanya rendah," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Mengkhawatirkan, PBB Soroti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.