Pertamina Lubricants Perkuat Produksi Grease, Kapasitas Capai 8.000 Ton per Tahun
Senin, 02 Nov 2026, 23:46 WIBJAKARTA- PT Pertamina Lubricants memperkuat kapasitas produksi grease atau gemuk pelumas untuk memenuhi kebutuhan industri dan otomotif nasional. Melalui fasilitas Grease Plant di Production Unit Jakarta (PUJ), Koja, Jakarta Utara, perusahaan memiliki kapasitas produksi hingga 8.000 metrik ton per tahun.
Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Lubricants memperluas penyediaan produk pelumasan dalam negeri, tidak hanya untuk kebutuhan kendaraan, tetapi juga berbagai sektor industri yang membutuhkan perlindungan mesin dan peralatan dengan kondisi operasional berat.
Grease merupakan pelumas berbentuk gemuk yang berfungsi melindungi komponen mesin dari gesekan dan keausan, terutama pada peralatan yang bekerja dengan tekanan tinggi, beban besar, serta lingkungan operasional yang menantang.
Manager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya, mengatakan proses produksi grease membutuhkan pengendalian mutu secara ketat untuk memastikan konsistensi kualitas dan kesesuaian produk dengan kebutuhan pengguna.
"Produk grease digunakan untuk berbagai aplikasi dengan kondisi operasional yang berbeda-beda. Karena itu, konsistensi proses produksi dan kualitas produk menjadi faktor yang sangat penting agar performanya sesuai dengan kebutuhan pelanggan," kata Dody di Jakarta, Senin (2/11).
Grease Plant merupakan bagian dari fasilitas manufaktur terintegrasi Pertamina Lubricants di kawasan Koja. Di lokasi yang sama, perusahaan mengoperasikan Lube Oil Blending Plant (LOBP) dengan kapasitas produksi hingga 270 juta liter per tahun.
Selain fasilitas pencampuran pelumas, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas produksi aditif untuk meningkatkan indeks kekentalan pelumas serta produk spesialti yang mendukung kebutuhan industri pelumas dan minyak dan gas (migas) nasional.
Penguatan kapasitas produksi juga ditopang kemampuan riset dan inovasi melalui Lubricants Technology Center (LTC) di Jakarta Utara. Fasilitas yang diresmikan pada 2023 itu menjadi pusat pengembangan teknologi pelumas dan specialty chemicals terbesar di Indonesia.
Pengembangan Produk
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, mengatakan pengembangan produk pelumas, termasuk grease, dilakukan melalui serangkaian riset dan pengujian untuk memastikan produk mampu mengikuti kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
"Setiap mesin memiliki karakteristik dan kebutuhan pelumasan yang berbeda. Karena itu, pengembangan produk harus didukung oleh riset dan pengujian yang memadai agar dapat memberikan perlindungan dan performa yang optimal bagi pengguna," kata Rika.
Menurut dia, dukungan fasilitas produksi dan riset yang terintegrasi menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadirkan solusi pelumasan bagi sektor otomotif maupun industri.
Melalui pengembangan tersebut, Pertamina Lubricants berupaya memperkuat kemampuan manufaktur pelumas nasional sekaligus meningkatkan penggunaan produk dalam negeri guna memenuhi kebutuhan berbagai sektor usaha.
- Teknologi pelumasan pada mesin
- Pertamina Lubricants (PTPL)
- Grease Plant Facilities
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Tangsel Otozone Jadi Sarana Edukasi Memilih Kendaraan
-
Dari Enduro Home Service dan Belajar dari Tim Balap Dunia, Pertamina Lubricants Fasilitasi Muhammad Rochmani Wujudkan Cita-Cita Punya Bengkel
-
Hasil Pertandingan Persita Tangerang VS Persija Jakarta
-
Urai Antrean di SPBU, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran BBM di Sulut
-
Sultan Banget! Intip Spesifikasi Gahar ROG XBOX Ally X20 Bundle Edisi 20 Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.